CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Panglima Komando Daerah Militer (Kodam)
XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Surawahadi,S.I.P.,M.Si kembali menegaskan
keyakinannya tentang sikap TNI dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden
akan netral dari pegelaran pesta demokrasi tersebut.
Hal ini disampaikan Pangdam saat menjadi pembicara pada
kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Hotel Four Points By
Sheraton Makassar, Selasa (26/2/2019).
“Saya pastikan TNI netral dalam Pemilu, dan hal ini telah disampaikan saat Rapat
Koordinasi Teknis TNI baik di tingkat pusat maupun di tingkat Kodam. Netral TNI
sudah menjadi perintah dari Panglima TNI,” tegas Pangdam dalam rilis yang
diterima CELEBESMEDIA.ID.
Ditambahkan pula bahwa sikap TNI yang netral bukan berarti
tentara itu diam. Netral di TNI yaitu mengawasi dan memonitor pelaksanaan
Pemilu, mengawasi berbagai kecurangan dan akan disampaikan ke Bawaslu.
“TNI pastikan semua rakyat berhak mendapatkan kemerdekaan
memilih, TNI tidak akan diam dan membiarkan berbagai kecurangan,” kata
Panglima.
Dalam penyelenggaraan Pemilu, Pangdam menegaskan bahwa TNI
akan mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu. TNI akan selalu siap, termasuk
dalam pendistribusian logistik pemilu (kotak suara dan surat suara) ke wilayah-wilayah terpencil sekalipun.
Selain itu, pelibatan TNI akan selalu mengikuti dan menaati prosedur
yang telah ditentukan. Ketentuan jarak paling dekat anggota TNI dengan TPS
sejauh 50 meter akan tetap dipedomani dan dipatuhi. Setiap Kodim sudah punya
Prosesur Tetap (Protap) pengamanan TPS yang sudah dilatihkan dan diuji.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Sulsel, Kepala
Kesbangpol Sulsel, perwakilan Budayawan Sulsel dan para Akademisi dari beberapa
perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah Makassar.