Ini Sejarah Lahirnya Nama Selayar - Celebesmedia

Ini Sejarah Lahirnya Nama Selayar

ARA - 28 November 2019 19:07 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Selayar – Kabupaten Kepulauan Selayar adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Hari Jumat, 29 November 2019, kabupaten yang ber-ibu kota di Kota Benteng ini akan memperingati ulang tahunnya yang ke 414.

Tahukah Anda, pada masa lalu, Kabupaten Kepulauan Selayar pernah menjadi rute dagang menuju pusat rempah-rempah di Maluku. Di Pulau Selayar, para pedagang singgah untuk mengisi perbekalan sambil menunggu musim yang baik untuk berlayar. Dari aktivitas pelayaran itulah muncul nama Selayar. 

Dirilis CELEBESMEDIA.ID dari laman resmi pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, nama Selayar berasal dari kata Cedaya (Bahasa Sanskerta) yang berarti satu layar. Konon banyak perahu satu layar yang singgah di pulau ini. Kata Cedaya telah diabadikan namanya dalam Kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca pada abad 14. 

Ditulis bahwa pada pertengahan abad 14, ketika Majapahit dipimpin oleh Hayam Wuruk yang bergelar Rajasanegara, Selayar digolongkan dalam Nusantara, yaitu pulau-pulau lain di luar Jawa yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Ini berarti bahwa armada Gajah Mada atau Laksamana Nala pernah singgah di pulau ini.

Selain nama Selayar, pulau ini dinamakan pula dengan nama Tana Doang yang berarti tanah tempat berdoa. Di masa lalu, Pulau Selayar menjadi tempat berdoa bagi para pelaut yang hendak melanjutkan perjalanan baik ke barat maupun ke timur untuk keselamatan pelayaran mereka. 

Dalam kitab hukum pelayaran dan perdagangan Amanna Gappa (abad 17), Selayar disebut sebagai salah satu daerah tujuan niaga karena letaknya yang strategis sebagai tempat transit baik untuk pelayaran menuju ke timur dan ke barat. Disebutkan dalam naskah itu bahwa bagi orang yang berlayar dari Makassar ke Selayar, Malaka, dan Johor, sewanya 6 rial dari tiap seratus orang.

Tag