CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PT Bosowa Marga Nusantara (BMN)
selaku pengembang proyek jalan tol layang Pettarani, Makassar, menargetkan akan
rampung pada bulan September 2020.
Ditemui tim liputan CELEBESMEDIA.ID, Direktur Utama BMN,
Anwar toha mengatakan pembangunan jalan tol layang pekerjaannya telah mencapai
14 sampai 15 persen.
"Kami target rampung itu tahun 2020, kemungkinan 18
bulan kedepan. Saat ini, tiang yang telah terpasang ada 30 dari total 74 tiang
yang akan dipasang," kata Anwar Toha saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu
siang (27/3/2019).
Dari 4,5 kilometer pekerjaan jalan tol layang Pettarani yang
akan menyambungkan tol Reformasi dan Jl AP Pettarani merupakan tahap pertama
yang dilakukan BMN.
"Nanti itu ada tahap kedua. Jadi nanti, terserah
pemerintah ingin di sambung ke mana, mau ke arah Gowa atau menuju Pantai Losari,"
katanya.
Lebih lanjut, Anwar Toha menambahkan bahwa pengerjaan tol
layang hanya sampai di depan kantor Tekomsel di Jl AP Pettarani.
"Jadi ujungnya tol layang hanya sampai di
area ujung jalan AP Pettarani yang menuju ke jalan Sultan Alauddin dan akan
ditutup menggunakan beton," tutupnya.