7 Serba Pertama dalam Laga PSM vs Persebaya - Celebesmedia

7 Serba Pertama dalam Laga PSM vs Persebaya

- 22 October 2026 19:41 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026), menjadi saksi laga yang sarat catatan pertama.

Gol bunuh diri bek Yuran Fernandes mengantar PSM Makassar membungkam Persebaya Surabaya 1-0 pada pekan keenam Super League 2026/27.

Ada lima hal yang membuat pertandingan ini layak dikenang.

1. Kemenangan Kandang Pertama

Sejak musim bergulir, PSM belum pernah menang di hadapan pendukungnya sendiri. Penantian itu berakhir sore ini. Pertandingan berjalan ketat, dan kedua tim bermain tanpa gol pada babak pertama.

Kebuntuan pecah pada menit ke-74. Lars Veldwijk menyisir sisi kanan pertahanan Persebaya dan berniat mengirim umpan silang.

Yuran Fernandes berusaha memotong bola, tetapi malah mengarahkannya ke gawang sendiri. Kemenangan ini menaikkan PSM ke peringkat ke-10. Mereka kini mengoleksi delapan poin dari delapan pertandingan.

2. Kekalahan Pertama Persebaya

Persebaya datang dengan modal impresif, tetapi pulang dengan tangan kosong. Hasil ini menghentikan rekor tak terkalahkan mereka dalam lima pertandingan terakhir.

Bajul Ijo sebenarnya punya banyak peluang. Tembakan Alex Martins pada menit ke-61 membentur tiang gawang. Di masa tambahan waktu, mereka bahkan mendapat dua kesempatan dari titik penalti. Persebaya kini turun ke posisi kesembilan dengan sembilan poin.

3. Kemenangan Pertama PSM dalam 5 Pertemuan Terakhir

Bagi PSM, tiga poin ini memutus paceklik panjang atas Persebaya. Dalam lima pertemuan terakhir, Juku Eja dua kali kalah dengan skor 1-0, yakni pada Februari 2026 dan Maret 2025, serta tiga kali bermain imbang.

Kali ini PSM akhirnya keluar sebagai pemenang, lewat laga yang berakhir dramatis pada menit 90+10.

Drama itu bermula di masa tambahan waktu. Agung Mannan kedapatan menarik Risto Mitrevski dalam situasi bola mati. Setelah meninjau VAR, wasit menunjuk titik putih dan mengganjar Agung dengan kartu merah langsung.

PSM harus bertahan dengan sepuluh pemain. Kiper Ardiansyah tampil sebagai penyelamat. Penalti pertama Alex Martins ditepisnya, tetapi wasit memerintahkan eksekusi ulang karena menilai Ardiansyah bergerak lebih dulu.

Keputusan itu memicu protes keras dan membuat sang kiper menerima kartu kuning. Pada kesempatan kedua, Ardiansyah kembali menggagalkan tembakan Alex Martins.

4. Reuni Pertama 5 Mantan Pemain PSM

Laga ini juga mempertemukan PSM dengan lima mantan pemainnya yang kini berseragam Persebaya yakni Yuran Fernandes, Ricky Pratama, Syahrul Lasinari, Gledson Paixao, dan Reza Arya.

Bagi Yuran, reuni itu berakhir getir. Namanya tercatat sebagai pencetak gol kemenangan PSM, meski lewat gawang sendiri.

5. Laga Kandang Pertama PSM dengan Penonton

Pertandingan ini menjadi laga kandang PSM pertama yang dihadiri penonton. Dua laga kandang sebelumnya digelar tanpa suporter karena PSM menjalani sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Kehadiran penonton di Parepare kali ini menjadi tenaga tambahan bagi skuad asuhan Darije Kalezic. Persebaya, yang dilatih Bernardo Tavares, harus menelan pil pahit di tengah dukungan penuh untuk tuan rumah.

6. Clean Sheet Pertama PSM

Kemenangan ini juga menghadirkan clean sheet pertama bagi PSM musim ini, sebuah catatan yang terasa istimewa bagi tim yang pertahanannya sempat jadi sorotan.

Sebelum laga ini, PSM kalah dari PSS Sleman 0-3 di Stadion Maguwoharjo pada 11 Oktober, hasil yang membuat gawang mereka sudah kebobolan 11 gol musim ini.

Kali ini barisan belakang Juku Eja tampil jauh lebih disiplin, dengan kiper muda Muhammad Ardiansyah sebagai figur utamanya. Ia tampil sebagai penjaga gawang utama dan menjaga gawangnya tetap perawan hingga akhir laga.

Ia dua kali menggagalkan eksekusi penalti Alex Martins pada pengujung pertandingan, termasuk setelah wasit memerintahkan penalti diulang karena Ardiansyah dinilai bergerak lebih dulu dari garis gawang.

7. Kemenangan Pertama Tanpa Mencetak Gol

Kemenangan ini juga mencatatkan sesuatu yang tak lazim, PSM menang tanpa mencetak satu gol pun lewat kaki pemainnya sendiri di musim ini.

Sepanjang laga, Juku Eja sebenarnya cukup merepotkan lini belakang Persebaya, tetapi belum ada yang bisa menembus gawang lawan.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-74. Lars Veldwijk menyisir sisi kanan pertahanan Persebaya dan berniat mengirim umpan silang, lalu Yuran Fernandes yang berusaha memotong bola justru mengarahkannya ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri itu pun menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan dan tercatat sebagai penentu kemenangan PSM. Ironisnya, Yuran adalah mantan bek PSM, sehingga kemenangan pertama tanpa gol sendiri itu justru datang dari kesalahan salah satu eks pemainnya.

Tag