CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar membongkar ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan kota Makassar, Kamis (10/01/2019).
Dalam penertibannya, sejumlah pedagang sempat terlibat adu mulut dengan petugas lantaran tak terima lapaknya dibongkar tanpa ada sosialisasi sebelumnya.
Setelah diberikan nasehat, akhirnya pedagang yang berjualan di Jalan Masjid Raya depan Pasar Terong, Kecamatan Bontoala ini pasrah tempat jualannya dibongkar oleh petugas, padahal mereka telah berjualan ditempat tersebut selama puluhan tahun.
Perlu diketahui, pembongkaran lapak ini dilakukan serentak di tiga kecamatan sekaligus, yaitu Rappocini, Bontoala, dan Ujung Pandang. Ini menyusul langkah Pemerintah Kota (Pemkot) yang akan mengoperasikan kawasan kuliner Kanre Rong ri Karebosi.
Salah satu pedagang, Faizal saat ditemui CELEBESMEDIA.ID mengaku Pemkot melakukan penertiban tanpa adanya pemberitahuan dan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga.
“Ya paling tidak, ada pemberitahuan lah kalau hari ini
lapak dibongkar. Kami ini belum persiapkan apa-apa, barang-barang juga semua
masih ada di lapak, terpaksa kami bergegas ambil yang tersisa,” pungkas Faizal
dengan nada marah.