CELEBESMEDIA.ID,
Makassar-Jika Anda berniat untuk berkurban di tahun ini, ada baiknya sudah
mulai mencari hewan kurban lebih awal. Pasalnya
hari raya Idul Adha tinggal sebulan lagi. Namun sebelum membeli Anda perlu dengan
teliti memilih hewan kurban yang sehat.
Ketua Perhimpunan
Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Sulsel, A. Agung PJ Wahyuda menjelaskan akan
sulit membedakan hewan yang sehat dan sakit hanya dengan melihat sesaat saja.
“Untuk membedakan
hewan dengan hanya melihat saja untuk orang awam yang belum memiliki pengalaman
akan sulit. Paling tidak kita bisa melihat dari cara berjalannya, bila ada
kepincangan maka besar peluangnya ada masalah pada kakinya,” ucap Dokter Hewan
(Drh) Agung kepada CELEBESMEDIA.ID, Kamis (9/6/2022).
Ia pun menjabarkan 4 hal yang perlu diperhatikan saat memelih
hewan kurban
1.
Postur
tubuh
Kambing maupun sapi
yang malas bergerak menandakan hewan tersebut tidak sehat. Idealnya hewan yang
sehat bertubuh tegap dan tidak malas bergerak. Hewan sakit juga nafnya berat
atau tersengal-sengal.
“Ciri-ciri spesifik
hewan kurban yang sakit salah satunya saat diangkat untuk berdiri tidak mau.
Nafasnya juga berat,” jelas dokter Agung.
2.
Feses
Hewan kurban yang
sakit juga dapat diketahui dari bentuk fesesnya yang encer atau justru terlalu
padat. Jika feses hewan kurban terlalu encer menandakan indikasi diare.
“Feses atau kotorannya
sangat encer atau terlalu padat artinya hewan sakit. Dapat juga dilihat dari
seputaran anusnya yang masih ada sisa feses,’ lanjutnya.
3.
Mata dan mulut
Ciri hewan kurban
sakit juga dapat dilihat dari matanya yang merah. Mata hewan yang sehat
tentunya terlihat jernih.
“(Sapi atau kambing
yang sakit) matanya biasa merah atau mengeluarkan kotoran, mulut kering dan
kadang ada keropeng atau lesi seperti sariawan,” kata Dokter Agung.
4.
Hidung,
kuku dan bulu
Hidung hewan kurban
yang sehat tidka berair. Selain itu, meski sapi ataupun kambing terlihat tidak
ada rambut, namun jika didekati ternyata memiliki bulu halus. Apabila dipegang
rambut sapi tidak gampang rontok, begitupun dengan kambing.
“Hidungnya kering atau beringus, telinganya
cacat atau mengeluarkan bau. Selain itu kulit dan bulu kusam tidak mengkilap
dan kuku ada luka pada teracar kakinya,” tutupnya.