Ini Duo Moderator di Debat Keempat Pilpres 2019 Malam Nanti - Celebesmedia

Ini Duo Moderator di Debat Keempat Pilpres 2019 Malam Nanti

ARA - 30 March 2019 13:25 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat Pilpres yang akan mempertemukan kembali Joko Widodo dan Prabowo Subianto, di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu malam (30/3/2019). Adapun yang ditunjuk sebagai moderator pada deebat tersebut yakni Zulfikar Naghi dan Retno Pinasti.

Dirilis CELEBESMEDIA.ID dari cnnindonesia, Zulfikar mengaku sudah mempersiapkan untuk memandu debat yang mengangkat tema seputar Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional. Termasuk mempersiapkan kekompakan bersama Retno. "Intinya sih kita menata hati dan kita juga akan mencoba berlatih menyamakan frekuensi biar enak dan mendapatkan chemistry," kata Zulfikar usai menandatangani pakta integritas moderator di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (27/2) lalu.

Sebelum masuk dunia penyiaran, pria yang akrab disapa Zoel ini menempuh pendidikan di Universitas Prof Dr Moestopo (beragama) Jakarta. Tahun 2008, dia bergabung dengan Trans TV. Zoel berkarier di Trans TV selama tiga tahun. Pada 2013 dia masuk ke Indosiar sebagai pembawa berita (news anchor). Zoel juga menjabat koordinator presenter dan produser eksekutif. 

Zoel mengatakan dirinya dan Retno sudah melakukan persiapan-persiapan khusus. Dia menyebut yang terutama bagi mereka adalah menjaga netralitas sebagai pemandu lalu lintas debat. "Kita harus netral, profesional, dan harus sesuai dengan apa yang dibacakan di pakta integritas tadi," ujarnya.

Sementara itu, Retno merupakan jurnalis sekaligus pembawa berita (news anchor) Surya Citra Televisi (SCTV). "Ini sebuah kehormatan bagi profesi jurnalis seperti kita semua di sini. Tapi sekali lagi kita diuntungkan dari prinsip independensi dan cover both side yang merupakan makanan kita sehari-hari," kata Retno pada kesempatan yang sama.

Karier perdananya di dunia kewartawanan ia buat bersama Televisi Republik Indonesia (TVRI) pada 1997. Tiga tahun bekerja untuk TVRI, Retno lalu pindah ke Trans TV menjadi reporter. Namun kariernya hanya sembilan bulan di sana.

Pada 2001, Retno melanjutkan studi ke Goldsmiths, University of London. Di Inggris, Retno menempuh pendidikan magister di bidang jurnalisme televisi. Selama di Negeri Ratu Elizabeth, Retno juga sempat berkarier di Independent Television News (ITN). Dia magang di program Channel 4.

Dia merampungkan studi pada 2002. Retno kembali ke Indonesia dan memulai karier di SCTV pada 2003 sebagai reporter. Retno sempat menjadi reporter Voice of America pada 2005. Namun ia kembali ke SCTV sebagai produser, pembawa berita, dan koordinator talenta pada 2011. Di bidang jurnalisme televisi, Retno sempat masuk nominasi pembawa berita terbaik versi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Awards pada 2014. 


Tag