Dahulukan Puasa Syawal atau Ganti Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama - Celebesmedia

Dahulukan Puasa Syawal atau Ganti Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama

Rini - 09 May 2023 21:07 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah shalallahualaihi wasallam. 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Ayyub Al-Anshari menjelaskan pahala yang diperoleh jika melaksanakan puasa syawal. Rasulullah shalallahualaihi wasallam bersabda yang artinya 

"Barang siapa berpuasa Ramadan dan dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti puasa setahun penuh." (HR Muslim).

Namun sebagian orang masih bingung apakah bisa mendahulukan puasa Syawal kemudian mengqodha puasa (mengganti utang puasa Ramadan) dan apakah puasa sunnah Syawal bisa digabung dengan qodho puasa? 

  • Mana yang didahulukan, qodho puasa atau puasa syawal?

Dr. Muhammad Rusmin B., M.Pd.I yang merupakan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menjelaskan jika lebih diutamakan membayar utang puasa Ramadan kemudian baru melakukan puasa Syawal.

"Sebagai contoh perbandingan ada orang salat tahajjud tetapi terlambat salat subuh. Itu artinya mendahulukan yang sunnah baru wajib. Jadi lebih agar lebih berhati-hati laksanakan yang wajib dulu," jelsnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Selasa (9/5/2023).

Ustadz Muhammad Rusmin juga tak menampik jika sebagian ulama juga membolehkan melaksanakan puasa syawal dahulu kemudian qodho puasa khusus bagi perempuan.

"Namanya fiqih pasti ada ikhtilaf. Meski demikian memang ada sebagian ulama yang juga membolehkan melaksanakan puasa syawal dulu pertimbangannya karena waktu yang terbatas, ini khususnya buat perempuan. Tetapi jika memang kita menghitung lama perempuan berhalangan maksimal 15 hari ini artinya masih tetap bisa melaksanakan syawal 6 hari. Jadi sebaiknya lebih berhati-hati," lanjutnya.

  • Bolehkan menggabung qodho puasa dengan puasa syawal?

Dalan perkara bolehkan menggabung qodho puasa dengan puasa syawal juga terdapat perbedaan oendapat atau iktilaf di kalangan ulama. Ustadz Muhammad Rusmin jika Imam Ahmad bin Hambal tidak membolehkan menggabung puasa Syawal dan qodho puasa Ramadan.

"Jika memang ingin mendapatkan pahala yang banyak ya memang harus berusaha  jangan semaksimal mungkin. Jangan tidak ingin repot tetapi berharap pahala banyak," ucapnya.

Tetapi, kata Ustadz Muhammad Rusmin sebagian ulama membolehkan untuk menggabungnya.

" Imam Maliki dan sebagian pengikut Syafi’i membolehkan untuk digabung. Tetapi saya pribadi tetap condong ke pendapat tidak boleh digabung karena ada yang wajib dan yang satunya sunnah," tutupnya.

Tag