CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Lorong Wisata (Longwis)
Maastricht yang terletak di Jl Abubakar Lambogo Lr 4 Kelurahan Bara-Baraya,
Kecamatan Makassar bisa juga disebut sebagai lorong sayur.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua RW 03 Jl Abubakar Lambogo
Lr 4, Yayu Wahyuni kepada CELEBESMEDIA.ID saat di temui di lokasi, Jumat
(4/11/2022).
"Kami di sini (Longwis Maastricht) bisa dibilang lorong
sayur karena mayoritas tanaman sayuran hampir semua ada di sini," ujar
Yayu Wahyuni.
Yayu Wahyuni membebarkan budidaya sayuran yang ada di
Longwis Maastricht ada sawi pakcoy, kangkung, selada, terong, bawang putih,
bawang merah, tomat, paria.
Ada juga, brokoli, serei, daun bawang, seledri dan yang paling
utama adalah cabai. Bahkan di Longwis Maastricht cabai diolah menjadi abon cabai.
"Hasil budidaya tanaman ini kita bagi 2 ada yang di
jual buat beli bibit dan ada yang kita bagikan ke warga untuk dikonsumsi,"
bebernya.
Dia menjelaskan rata-rata waktu panen cabai 3 bulan sekali
dan sayur mayur-mayurnya itu hanya 1 bulan.
"Jadi kita imbau kepada warga agar memanfaatkan untuk
mengurangi bujet (anggaran) belanja kebutuhan sehari-harinya dengan apa yang
mereka tanam di lorong," tuturnya.
"Sehingga mereka sudah jarang beli lagi karena sudah
ada di lorong. Bahkan penjual sayur saja sudah jarang masuk di lorong sini.
Jadi mereka mengurangi belanjaan karena di setiap rumah ada tanaman
sayur-mayur," tandasnya.
Selain, budidaya sayuran, di Longwis Maastricht juga
terdapat berbagai UMKM diantaranya UMKM kuliner dan UMKM serta Kelompok Wanita
Tani (KWT) Anggrek. Serta terdapat kebun KWT Anggrek dengan luas 25x20 meter.
Laporan : Darsil Yahya