CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan akan menggelar Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) di Makassar, 6-8 Mei 2022 di Hotel Horizon Four Point Makassar.
Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) akan merangkiakan PSBM ke-22 ini dengan dua agenda kegiatan khusus lainnya.
"Kita telah merumuskan agenda, PSBM akan dirangkaiakan dengan Lertemuan Cendikiawan Bugis-Makassar dan Musyawarah Kerja Nasional KKSS," ucap Ketua umum KKSS, Muchlis Patahna dalam Blak-blakan Seru Celebes Radio, Kamis (7/4/2022).
Hal menarik dari perhelatan PSBM tahun ini, KKSS akan mengundang sejumlah tokoh nasional yang berminat memimpin Indonesia.
"Nah inikan tahun 2024 ada pemilihan kepimpinan. Nah bagaiman budaya Bugis Makassar bisa berkontribusi. Kita undang Anies Baswedan, Erick Tohir Menteri BUMN, Ganjar Pranowo, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto dan kita undang semua dan juga Prof Anhar Gonggong untuk dipanelkan sebagai ahli sejarah dan budaya Sulawesi Selatan untuk memaparkan nilai-nilai Sulawesi Selatan yang relevan dengan kepemimpinan nasional," jelasnya.
Ia juga optimis akan lahir figur calon pemimpin dari Sulawesi Selatan.
"Ya tentu karena Pak JK (Jusuf Kalla) sudah membuktikan bisa memimpin secara nasional. Tentu generasi selanjutnya punya kesempatan yang sama. Kita harapkan 'Next JK' ada yg muncul dari Indonesia Timur," imbuhnya.
Di akhir dialognya, Muchlis menitipkan pesan kepada Rp 15 juta orang yang tergabung dalam KKSS untuk dapat membangun harmoni dengan tempat mereka tinggal tanpa melupakan kampung halamannya," katanya.
"Di mana bumi dipijak di situ langit di junjung. Bagaiamana mereka berperam di situ secar adil," katanya.
PSBM 2022 rencananya akan dihadiri 1.500 peserta.
Tiga agenda yang dijadwalkan dalam perhelatan PSBM ini memiliki tema yang berbeda. PSBM mengusung tema “Kolaborasi Saudagar Bugis Makassar untuk Indonesia Sejahtera”. PCBM, “Cendekiawan dan Nilai Budaya Bugis Makassar untuk Kepemimpinan Nasional”.sedangkan tema Rakernas: "Konsulidasi Organisasi untuk Harmoni Nusantara".