CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Liga 1 2019 akan menggunakan
Video Assistant Referee (VAR), guna menjaga kualitas kompetisi kasta tertinggi
Indonesia tersebut. Hal itu disepakati dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang
berlangsung di Jakarta, pada akhir pekan lalu.
Atas rencana penggunaan VAR itu, pelatih utama PSM Makassar
Darije Kalezic menyambut baik hal tersebut. Peracik strategi asal Bosnia itu
pun menyebut langkah PSSI itu adalah hal yang paling positif sepanjang sejarah persepakbolaan
Indonesia.
“Setelah empat bulan kerja di Indonesia, saya kira ini
adalah hal yang paling posotif yang bakalan dilakukan dalam sejarah
persepakbolaan di Indonesia. Ini bisa disebut sebagai revolusi positif yang
terjadi di sepakbola Indonesia. Karena dari yang saya lihat dari dua pekan
berjalan di Liga 1, kadang-kadang saya tidak percaya yang saya lihat dengan
mata kepala sendiri, tapi saya terima (keputusan wasit),” papar Darije Kalezic
di Bogor, Selasa (28/5/2019).
Darije mengakui positif soal penggunaan VAR di kompetisi
kasta tertinggi Indonesia, untuk membantu setiap pihak, klub, pemain dan juga
wasit, dan secara umum sepakbola Indonesia.
Metode Video Assistant Referee (VAR) merupakan metode baru
yang pertama kali diimplementasikan FIFA pada Piala Dunia 2018 di Rusia.
VAR digunakan manakala wasit merasa ada
kejanggalan dalam pengambilan keputusannya. Wasit kemudian berkomunikasi
melalui sistem cek ke VAR. Setelah itu baru ditampilkan tayangan ulang VAR. Bukan permintaan pemain atau tim,
tapi langsung keputusan wasit.