CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wilayah Sulawesi Selatan berpotensi diterjang angin kencang hingga Oktober memdatang.
Rata - rata kecapatannya 17 knot (sekitar 31,5 Km/jam, dan kecepatan maksimum 28 knot ( sekitar 56 Km/meter). Normalnya kecepatan angin di Sulsel hanya 10 hingga 30 Km per jam.
Meski kecepatan ini belum bisa dikategorikan angin ribut, namun tetap saja BMKG meminta warga untuk lebih waspada untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.
Lalu apa yang harus dilakukan saat angin kencang melanda tempat tinggal kita. Mengutip laman Kementerian Kesehatan, Rabu (13/9/2023), berikut ini tips menghadapi angin kencang.
1. Tetap berada di dalam ruangan, kecuali bila dianjurkan untuk mengungsi
2. Matikan aliran listrik dan saluran gas
3. Jauhi barang-barang yang dapat menghantarkan arus listrik
4. Bila di luar ruangan, jika terjadi kilatan petir,segera ambil posisi jongkok,duduk atau peluk
5. Hindari tempat terbuka seperti lapangan ,persawahaan dll.
6. Jauhi sesuatu yang tinggi,sepert pohon, tiang listrik, tiang telepon, billboar iklan dan bangunan tinggi lainnga
7. Bila dalam kendaraan, berhenti di samping jalan cari tempat yang aman.
8. Jika sedang bekendara dan tidak melihat tempat aman maka tetap berada di dalam kendaraan dengan menyalakan lampu hazard
Ada beberapa tanda sebelum angin ribut benar-benar terjadi:
- Tampak kumpulan awan gelap,besar dan tinggi (biasanya berputar-putar)
- Petir dan guruh kelihatan dari kejauhan dan biasanyadi sertai dengan hujan lebat,kadang-kadang dengan hujan butiran es
- Terdengar suara gemuruh yang sangat keras