CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan I-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi pertumbuhan minus 5,57 persen (q-to-q).
Meski demikian, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel yang diirilis Rabu (10/05/2023) ekonomi Sulsel triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 tumbuh 5,29 persen (y-on-y).
Sebagai referensi, awal tahun 2022, pandemi Covid-19 masih menghambat pergerakan aktivitas ekonomi.
Perekonomian Sulawesi Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2023 mencapai Rp152,25 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp87,80 triliun.
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,06 persen pada triwulan pertama 2023.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) mengalami pertumbuhan tertinggi 7,18 persen.
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Konstruksi mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar -19,49 persen.
Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar -58,28 persen