CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Upacara peringatan proklamasi kemerdekaan ke-78 di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel jadi ajang pamer karya anak bangsa. Dalam kesempatan itu, Gubernur menampilkan mobil buatan lokal.
Mobil itu merupakan purwarupa atau prototipe yang akan di produksi secara massal. Kendaraan bertenaga listrik yang diberi nama Jeep Andalan (JIPAND) itu diarak mengelilingi barisan peserta upacara 17-an di halaman Rujab yang dikendarai langsung oleh Gubernur, Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel.
Purwarupa mobil JIPAND ini diproduksi oleh para guru dan siswa SMK Negeri 2 Pangkep sejak April 2023 dengan waktu pengerjaan kurang lebih empat bulan lamanya.
"Yah sekarang ada yang pesan lagi satu, ini satu unit pilot project nya. Mudah-mudahan dengan listrik ini kita semakin bagaimana mengapresiasi SMK kita yah," kata Gubernur Sudirman, Kamis (17/08/2023).
Mobil listrik ini diklaim jauh lebih bagus, sebab proses produksinya telah dikerjasamakan dengan perusahaan internasional sehingga memiliki standar keamanan yang baik.
SMK Negeri 2 Pangkep ini, telah melaksanakan kerjasama reparasi, build up, body repair dan service engine dengan beberapa perusahaan yang memiliki lisensi
"Teknologinya jauh lebih bagus karena ada pesuhaan internasional yang melatih, bagaimana membuat sehingga finishingnya betul-betul lebih bagus," tandasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Sulsel menggelontorkan anggaran Rp 800 juta untuk pembelian alat produksi. Rencananya Pemprov Sulsel akan mendaftarkan hak paten produk itu ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
"Kita jalan dulu waktu, karena ini masih anak SMA pelatihan untuk membuat dan mereka sudah menerima order," tambah Sudirman.
Mobil ini menggunakan mesin bertenaga listrik 8000 Watt dengan teknologi mutakhir. Dimana, dapat dikendalikan menggunakan HP android, dengan sistem kecepatan Eco, Normal dan Sport
Dari sisi performa, mobil JIPAND ini dapat mencapai kecepatan 120 KM/jam dengan jarak tempu150-170 KM dan diklaim sangat irit dibanding penggunaan mobil berbahan bakar BBM, dengs estimasi biaya Rp32.000 dapat menempuh jarak 120km/jam.
Laporan : Mardianto Lahamid