Israel Serbu Jantung Kota Gaza, 900 Ribu Warga Berlindung di Utara - Celebesmedia

Israel Serbu Jantung Kota Gaza, 900 Ribu Warga Berlindung di Utara

- 08 November 2023 17:02 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Komandan Komando Selatan Pasukan Pertahanan Israel, Mayor Jenderal Yaron Finkelman kepada wartawam dekat perbatasan Gaza - Israel mengatakan Israel akan menyerang jantung Kota Gaza. 

"Untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun terakhir, IDF (angkatan bersenjata Israel) bertempur di jantung Kota Gaza," katanya mengutip Antara, Rabu (8/11/2023).

Menurut warga setempat tank-tank Israel diposisikan di pinggiran kota untuk kemungkinan menyerang jantung kota Gaza.

Israel sebelumnya mengaku  telah mengepung Kota Gaza yang dihuni sepertiga dari total 2,3 juta penduduk Jalur Gaza. 

Meski demikian, diberitakan Reuters yang mengutip Antara, tak ada petunjuk di lapangan bahwa pasukan Israel telah menyerbu lebih jauh masuk kota Gaza dalam jumlah besar, tetapi juru bicara militer Israel, Richard Hecht, menyatakan pasukan yang mengepung mungkin sedang menyerang dalam kota.

Sedangkan sayap militer Hamas mengungkapkan para pejuangnya berhasil menciptakan  kerugian dan kerusakan besar pada pasukan Israel yang tengah merangsek maju.

Kantor berita Reuters menyatakan tidak mungkin memverifikasi klaim medan perang dari kedua belah pihak.

Sementara Kementerian Dalam Negeri Gaza mengungkapkan  900.000 warga Palestina masih berlindung di Gaza utara, termasuk Kota Gaza.

"Perjalanan paling berbahaya dalam hidup saya. Kami melihat tank-tank tersebut dari jarak dekat. Kami melihat bagian-bagian tubuh yang membusuk. Kami melihat kematian," kata warga Adam Fayez Zeyara yang mengunggah swafoto di jalan keluar Kota Gaza.

Meskipun operasi militer Israel fokus ke bagian utara Gaza, tetapi bagian selatan juga tetap diserang. 

Berdasarkan pengakuan pejabat kesehatan Palestina mengatakan sedikitnya 23 orang tewas dalam dua serangan udara terpisah Israel pada Selasa pagi di Gaza selatan.

"Kami warga sipil. Ini keberanian versi Israel, mereka menunjukkan  kekuatan dan kekuasaannya kepada warga sipil, bayi di dalam, anak-anak di dalam, dan orang tua," kata Ahmed Ayesh yang diselamatkan dari reruntuhan.

Perang antara Osrael dan Pestina pecah dimulai 7 Oktober lalu ketika pejuang Hamas menyerbu pagar yang mengelilingi Gaza.  Sejak itu, Israel tanpa henti membombardir Gaza yang dikuasai Hamas. 

Menurut pemerintah Gaza, bombardir Israel telah menewaskan lebih dari 10.000 orang yang 40 persen di antaranya anak-anak.

Tag