JK: Kita Sudah Capek Bahas Politik, Saatnya Urus Ekonomi - Celebesmedia

JK: Kita Sudah Capek Bahas Politik, Saatnya Urus Ekonomi

Bucek - 25 April 2024 14:38 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Jusuf Kalla (JK) menyerukan kepada semua pihak untuk mengakhiri perseteruan dan menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi yang mengukuhkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wapres terpilih pada Pilpres 2024.

Menurut Wapres RI ke-10 dan 12 itu selama dua tahun ini energi bangsa terlalu banyak terkuras untuk mengurusi politik, sementara di satu sisi ada persoalan ekonomi yang harus segera mendapat perhatian khusus dari seluruh elemen bangsa.

Jusuf Kalla mengingatkan persoalan ekonomi akan berdampak kepada seluruh rakyat Indonesia sementara politik hanya segelintir elit saja yang terkena dampaknya.

Hal ini disampaikan JK kepada wartawan usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Fisip UI jurusan Hubungan Internasional Dialog Perdamaian  "Jusuf Kalla dan Usaha Mengakhiri Konflik Terbuka" di Kampus UI, Kamis (25/4/2024).

“kita sudah dua  tahun capek berbicara politik, sudahlah kita selesaikan ini kita terima kenyataan yang ada kita berikan ucapan selamat kepada pak Prabowo dan Gibran untuk menjalankan pemerintahan ini,” ujar JK.

“Masa depan adalah persoalan ekonomi dan tidak mudah. Ini menyangkut semua rakyat, karena kalau masalah politik mungkin segelintir elit saja yang mengalami tapi kalau masalah ekonomi semuanya kena, karena itu kita harus bersatu mengatasinya” tambahnya.

Meskipun demikian, JK tidak menampik jika Pilpres 2024 bermasalah. Untuk itu, ia berharap agar itu menjadi catatan dan pelajaran bagi bangsa Indionesia agar ke depannya demokrasi bisa berjalan lebih baik lagi.

JK sembari mengingatkan bahwa ada masalah lebih besar dari masalah politik yang akan di hadapi bangsa Indonesia ke depan yaitu ekonomi.

“Catatan MK adalah demokrasi harus lebih baik lagi, karena maju dan tidak maju itu tergantung dari persatuan. Politik memang bermasalah, tapi apa yang akan dihadapi oleh masyarakat kebih berat dari urusan politik,” tutup JK mengingatkan.

Tag