Jangan Mudah Percaya, Ini 5 Mitos Tentang Kesehatan Anak - Celebesmedia

Jangan Mudah Percaya, Ini 5 Mitos Tentang Kesehatan Anak

Rini - 14 November 2022 13:26 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Tak ada orang tua yang ingin anaknya sakit. Bermacam cara akan dilakukan untuk memastikan kondisi buah hati mereka tetap bugar.

Namun perlu diperhatikan, tidka semua infromasi yang beredar seputar kesehatan anak itu benar. Terlebih di era digital saat ini semakin mudah mendapatkan informasi untuk perawatan anak. Namun orang tua harus pandai memilah milih informais yang benar dan dapat diterapkan dalam perawatan anak.

Dokter spesialis anak dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi mengatakan ada beberapa mitos dan fakta seputar kesehatan anak yangkerab beredar di masyarakat. Berikut ini 5 mitos dan fakta seputar kesehatan anak yang dilansir dari ANTARA, Senin (14/11/2022).

Mitos: bayi perempuan lebih cepat bicara

Faktanya kecerdasan terbentuk dari kromosom X. Walau perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki hanya punya satu kromosom X, namun hal tersebut tidak membuat bayi perempuan lebih cepat berbicara daripad abayi laki-laki. Sehingga jenis kelamin bayi tidak menentukan kemampuan berbicara.

"Tanpa adanya stimulasi maka kemampuan berbicara tidak akan terangsang," kata dr. Tiwi.

Ada berbagai contoh kegiatan untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak, misalnya bercerita dan membaca bersama anak.

Mitos: susu formula menurunkan kecerdasan anak

Faktanya, kecerdasan anak ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni kebutuhan asuh (makanan dan minuman bernutrisi), kebutuhan asih (pemenuhan kasih sayang) dan kebutuhan asah (stimulasi yang tepat).Sehingga bisa diseimpulkan susu formula bukanlah penyebab kecerdasan seorang anak menurun.

"Susu formula di sisi lain, bisa menjadi solusi yang bisa membantu anak di atas satu tahun menaikkan berat badan," ujar dr. Tiwi.

dr. Tiwi juga menyarankan orang tua untuk mengeksplorasi berbagai jenis olahan susu, misalnya es krim atau gelato, agar lebih menarik bagi anak.

Mitos: anak tidak boleh mandi saat sakit

Faktanya, kulit merupakan lapisan paling luar yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai kuman dan penyakit, maka kesehatan kulit menjadi semakin penting saat anak sakit. Apabila seorang anak sakit, dia tetap harus menjaga kesehatan kulit dengan mandi air hangat.

Mitos: bayi jangan sampai "bau tangan"

Bayi "bau tangan" adalah istilah untuk bayi yang selalu ingin digendong. Menurut dr. Tiwi, pada dasarnya bayi perlu digendong karena bayi perlu merasakan keamanan serta sentuhan yang hangat. Menggendong bayi juga dapat menumbuhkan rasa percaya bayi terhadap orangtua.

Mitos: anak jinjit saat belajar jalan adalah hal tidak wajar

"Berjinjit adalah tahapan awal belajar jalan. Bayi yang menggunakan baby walker sebagai stimulan saat belajar jalan akan cenderung berjinjit untuk mengenali permukaan lantai sebelum benar-benar lancar berjalan," ujar dr. Tiwi.

Tag