Penonton F8 Makassar 2023 Capai 500 Ribu Orang - Celebesmedia

Penonton F8 Makassar 2023 Capai 500 Ribu Orang

Rini - 28 August 2023 08:44 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) 2023, berhasil menarik perhatian 500 ribu penonton selama 5 hari penyelenggaraannya di Anjungan Pantai Losari, sejak 23-27 Agustus 2023.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat memberikan sambutan di Closing Ceremony atau acara penutupan.F8 Makassar 2023.

" F8 tahun ini, diperkirakan lebih dari 500 ribu penonton (pengunjung), selama 5 hari, namun untuk sementara masih dihitung jumlahnya," jelas Walikota yang akrab disapa Danny Pomanto ini, Minggu (28/7/2023) malam.

Jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung F8 tahun 2022 yang mencapai 728 ribu orang, tahun 2023 ini sedikit menurun.

Meski mengalami penurunan sekitar 200 ribu jumlah pengunjung, pencetus F8 Makassar Danny Pomanto, mengungkapkan setidaknya di tahun ini banyak tempat yang nyaman untuk seluruh pengunjung.

" Walaupun jumlah pengunjung tahun ini, tidak melebihi jumlah pengunjung tahun lalu, yang terpenting adalah F8 tahun ini tempat yang lebih aman dan nyaman untuk pengunjung," ungkap orang nomor 1 di Makassar ini.

Meski tidak berhasil mencapai 1 juta pengunjung sebagaimana yang ditargetkan sebelumnya, tetapi tahun ini banyak UKM dan UMKM yang terbantu dengan kehadiran F8.

Salah satu tenant di booth Kota Makan Enak Zona 4 F8 Makassar mengaku berhasil menjual hampir 5000 gelas minuman selama 5 hari gelaran F8 atau sekitar Rp75 juta. 

"Dalam sehari itu kita bisa jual minuman sampai 700-800 gelas, dan di hari ketiga kemarin kita sudah jual sampai 2000 gelas lebih, kalo sampai hari ini, mungkin ada sekitar 4000 atau 5000 gelas, harga minuman kami di sini rata Rp15.000per gelas," ungkap salah satu penjaga tenant minuman Mizu Milk Indonesia, Indah.

Makassar Internasional Eight Festival and Forum, tidak hanya menjadi wajah peradaban dan kebudayaan kota Makassar namun juga menjadi wadah untuk seluruh pemilik usaha food and beverage untuk meningkatkan perekonomian.

Laporan : Riski

Tag