CELEBESMEDIA.ID, Jakarta - Dari data terakhir Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (23/12/2018) Pukul 16.00 WIB, jumlah
korban tsunami Selat Sunda tercatat sudah mencapai 222 orang meninggal dunia,
843 orang luka-luka dan 30 orang hilang.
Dari data tersebut, jumlah korban terbanyak terdapat di Kabupaten
Pandeglang dimana 164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang.
Daerah yang terdampak di 10 kecamatan. Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel
Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo merupakan lokasi yang paling banyak
ditemukan korban.
Sementara korban di Kabupaten Serang tercatat 11
orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka, dan 26 orang hilang. Sedangkan
korban di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 48 orang meninggal dunia, 213
orang luka-luka dan 110 rumah rusak. Di Kabupaten Tanggamus terdapat 1 orang
meninggal dunia.