CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bernardo Tavares berharap wasit
yang memimpin laga Borneo FC vs PSM Makassar pada pekan ke-17 Liga 1 2022/23
bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan adil.
Pelatih PSM itu berkaca pada pengalaman saat kedua tim
bertemu di perempat final Piala Presiden 2022 di markas Borneo FC, Stadion
Segiri, Samarinda, Minggu (3/7) lalu.
Kala itu, Borneo yang sudah mencetak gol kedua dan unggul
sementara 2-1, tiba-tiba bola yang dipakai bertanding sulit ditemukan setelah
keluar lapangan. Bahkan, ballboy juga tidak memegang bola cadangan.
“Di menit ke-70 setelah Borneo FC mencetak gol dan unggul
sementara tiba-tiba semua bola hilang dan sangat sulit menemukan bola di dalam
stadion. Saya harap itu tidak terjadi besok,” tegasnya dalam pre-match press
conference (PCMC) Borneo FC vs PSM di Bantul, Kamis (22/12) siang.
Akibatnya banyak waktu yang terbuang dan PSM tidak bisa
mengejar ketertinggalan dari Borneo FC kala itu. Langkah Pasukan Ramang pun
terhenti di perempat final tunamen pramusim tersebut.
“Hal-hal seperti ini yang harus kita hindarkan untuk
sepakbola Indonesia. Kedua tim harus diperlakukan dengan aturan yang sama oleh wasit,
untuk mendapatkan suguhan permainan yang berkualitas,” tambah pelatih asal
Portugal itu.
Juru taktik berusia 42 tahun ini meminta wasit yang memimpin
pertandingan Borneo FC vs PSM di pekan ke-17 tidak membantu tim manapun baik
itu Tim Juku Eja atau Pesut Etam.
“Ayo kita pastikan sama-sama besok yang bertanding PSM melawan
Borneo FC saja, jadi kedua tim ini bertanding secara fair tanpa ada bantuan
siapa pun,” ujar Tavares.
Diberitakan sebelumnya, duel papan atas antara Borneo FC vs
PSM akan dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/12) malam. Laga ini
djadwalkan disiarkan langsung di Indosiar mulai Pukul 21.00 Wita.