Inflasi Sulsel 3,34 Persen Juli 2023, Lampaui Angka Nasional - Celebesmedia

Inflasi Sulsel 3,34 Persen Juli 2023, Lampaui Angka Nasional

Rini - 03 August 2023 14:26 WIB

CELEBESMEDIA.ID  Makassar - Badan Pusat Statistik mencatat inflasi dalam setahun atau year on year gabungan lima kota di Sulawesi Selatan mencapai 3,34 persen periode Juli 2023. Angka itu lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun 2022 lalu yang berada pada posisi 1,12 persen.

Kinerja tersebut melapaui angka nasional yang tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Juli 2022 - Juli 2023) sebesar 3,08 persen.

Lima kota yang menjadi sampel pendataan di Sulsel yakni Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare, dan Palopo.

Dari lima kota itu, inflasi yoy tertinggi terjadi di Palopo sebesar 3,64 persen Sedangkan inflasi yoy terendah terjadi di Watampone sebesar 1,68 dengan IHK sebesar 114,29.

Sementara bensin dan beras masih menjadi penyumbang  teratas inflasi di Sulsel periode Juli 2023.

"Komoditas utama penyumbang inflasi yoy pada Juli 2023, antara lain bensin, beras, telur ayam ras, rokok kretek filter, ikan cakalang/ ikan sisik, udang basah, tarif kendaraan roda 2 online, bawang putih, angkutan dalam kota, dan emas perhiasan," demikian mengutip laman resmi BPS Sulsel, Kamis (3/8/2023).

Sementara secara month to month (mtm) inflasi gabungan lima kota di Sulsel tersebut mencapai 0,06 persen. 

Inflasi terjadi karena adanya peningkatan indeks harga utamanya transporatsi dan tempat rekreasi karena bertepatan dengan libur sekolah.

Tercatat di di BPS Sulsel  peningkatan indeks harga  dari kelompok transportasi sebesar 0,43 persen. Disusul kelompok rekreasi, budaya dan olahraga sebesar 0,40 persen. 

Sedangkan peningkatan indeks harga dari kelompok lainnya terbilang kecil yakni kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,20 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen;

komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 1,07 persen.

Meski demikian ada juha beberapa kelompok yang justru mengalami deflasi yakni  kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,19 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,03 persen.

Tag