Goda Warga Sulsel, Singapura Kembangkan Wisata Muslim - Celebesmedia

Goda Warga Sulsel, Singapura Kembangkan Wisata Muslim

Apriani - 06 March 2019 11:23 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Singapura terus menggalakkan sektor pariwisata. Negara Singa ini pun  membidik wisatawan dari Indonesia, khususnya dari Sulsel melalui lajur penerbangan Makassar.

Diketahui bahwa industri pariwisata Singapura kembali mengalami pencapaian yang luar biasa pada 2018 dengan terciptanya rekor baru dalam jumlah devisa pariwisata (tourism receipt) maupun kunjungan wisatawan (visitor arrivals) selama tiga tahun berturut-turut. Kinerja positif terjadi pada sektor utama industri pariwisata yaitu BTMICE1 , perhotelan, dan kapal pesiar.

Indonesia merupakan penyumbang wisatawan terbesar kedua yang datang ke Singapura. Tahun 2018, sekitar 3 jutaan wisatawan Indonesia berkunjung ke Singapura atau naik 2 persen dari tahun 2017. Dari jumlah itu sekitar 0,4 persen atau sekitar 23 ribu berasal dari Makassar.

Direktur Area Singapore Tourism Board (STB) untuk Indonesia, Mohamed Firhan Abdul Salam, mengatakan bahwa orang Sulsel (Makassar) rata-rata ke Singapura untuk  berbelanja. Selebihnya untuk mengobatan atau mengikuti berbagai kegiatan (Mice).

“Indonesia tetap menjadi pasar terbesar kedua yang menyumbang devisa pariwisata dari wisatawan Indonesia di mana tumbuh 8 persen dan melampaui pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia yang mencapai 2 persen. Hal ini membuat posisi Indonesia tetap bertahan sebagai penyumbang devisa pariwisata terbesar kedua setelah China,” kata Keith Tan kepada awak media di Makassar, Selasa (5/3/2019) malam.

“Di antara lebih dari 3 juta wisatawan Indonesia yang datang ke Singapura, jumlah kunjungan wisatawan yang berasal dari kota-kota di luar Jakarta, seperti Makassar, mengalami pertumbuhan lebih pesat dibandingkan yang dari Jakarta,” tambahnya.

Selain itu, jumlah penumpang kapal pesiar dari Indonesia juga memberi kontribusi signifikan pada pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan secara keseluruhan. Dengan tersedianya rencana perjalanan kapal pesiar selama setahun penuh dan semakin banyaknya kapal pesiar dengan kapasitas lebih besar yang singgah di Singapura, jumlah penumpang dari Indonesia pada 2018 bisa mengalami kenaikan 69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Firhan mengatakan bahwa pihaknya fokus dalam mendorong pertumbuhan wisatawan dari luar Jakarta dengan membuat sejumlah program menarik. Untuk tahun 2019 ini, STB Indonesia menargetkan, khusus untuk Makassar, optimis ada kenaikan kunjungan wisata 0,5-1,5 persen.

Dalam menggoda warga Sulsel berkunjung ke Singapura, STB Indonesia membuat program “Muslim Travel”. Program ini untuk memasarkan Singapura sebagai tujuan wisata yang ramah bagi Muslim.

Pada 2018, Singapura telah dinobatkan sebagai tujuan wisata paling ramah Muslim di antara negara-negara non-Muslim lainnya oleh Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index. Ini adalah gelar keempat kalinya secara berturut-turut.

Aspek utama yang sangat diperhatikan oleh pelancong Muslim adalah lingkungan yang aman, ragam pilihan makanan halal, dan kemudahan akses tempat ibadah yang semuanya ada di Singapura.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan menjangkau secara lebih efektif kalangan pelancong Muslim dari Indonesia,” ucap Firhan.

Selain itu, Firhan juga mengatakan pihaknya memaksimalkan pasar Umroh. Di mana, warga Makassar yang ingin Umroh biasanya ada yang transit di Singapura beberapa jam. Ada beberapa destinasi yang bisa dinikmati dalam waktu yang singkat.

“Selain itu, saat pulang Umroh, biasanya travel agent akan membuat paket stat satu malam di Singapura. Momen ini mereka manfaatkan untuk menjelajah Singapura dengan berbagai destinasi, termasuk belanja,” ungkapnya.

Tag