CELEBESMEDIA.ID, Dublin – Untuk menghindari munculnya kontroversi di lapangan, Executive Committe UEFA memutuskan akan menggunakan Video
Assistant Referee (VAR) pada kompetisi Liga Champions musim 2018-2019. Keputusan
itu diambil oleh Exco UEFA melalui sidang yang digelar di Dublin, Jerman, Senin
(3/12/2018) waktu setempat.
“DIKONFIRMASI: Video Assistant Referees (VAR) akan digunakan
di @ChampionsLeague dari Putaran 16 pada Februari 2019 setelah pengujian
teknologi yang sukses dan pelatihan wasit selama beberapa bulan terakhir,”
pernyataan UEFA melalui akun Twitternya.
Selain itu, teknologi VAR juga akan digunakan di final Liga
Europa 2019 mendatang. Final UEFA Nations League 2019 serta turnamen Euro U-21
2019 juga akan dihiasi oleh pemakaian teknologi terbaru ini.
Teknologi VAR telah diterapkan pada Piala Dunia 2018 di
Rusia lalu. Teknologi ini membantu memudahkan kerja wasit sehingga dapat
memberikan keputusan yang tidak kontroversi lagi.
Salah satunya saat babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2018
antara Perancis kontra Australia. Sepakan Paul Pogba membentur mistar gawang,
memantul melewati garis gawang, dan keluar lagi. Wasit yang mendapat bantuan
VAR dan goal line technology mengesahkan gol tersebut.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengatakan bahwa pihaknya
memutuskan untuk memakai VAR pada musim ini karena melihat teknologi itu
memberikan banyak manfaat khususnya bagi pengadil lapangan.
"Kami siap menggunakan VAR lebih awal dari yang
direncanakan awal dan kami yakin bahwa ini akan bermanfaat bagi kompetisi kami
karena akan memberikan bantuan yang berharga untuk perangkat pertandingan dan
akan memungkinkan untuk mengurangi keputusan yang salah," ucap Aleksander
Ceferin.