6 Rekomendasi Film Kemerdekaan RI, Cocok jadi Tontonan 17 Agustus - Celebesmedia

6 Rekomendasi Film Kemerdekaan RI, Cocok jadi Tontonan 17 Agustus

Rini - 17 August 2022 12:03 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Indonesia sedang memperingati hari kemerdekaannya yang ke-77, pada hari ini Rabu (17/8/2022). Sudah sepatutnya mengetahui bagaimana perjuangan para pahlawan kemerdekaan saat itu.

Salah satu cara untuk mengetahuinya diantaranya dengan menonton film bertema  kemerdekaan Indonesia. Film dengan gemre ini biasanya mengambil referansi cerita dari sejarah yang tetulis dalam buku-buku sejarah. 

Ada banyak film yang dapat Anda saksikan di libur peringatan 17 Agustus ini. Merangkum dari beragam sumber berikut ini 6 rekomendasi film kemerdekaan yang dapat memupuk jiwa nasionalisme saat ditonton.

1. Merah Putih (2009)

Film Merah Putih merupakan bagian pertama dari "Trilogi Merdeka". Film yang dirilis pada tahun 2009 ini merupakan salah satu film sejarah terbaik yang mengisahkan perjuangan Indonesia melawan kembalinya Belanda pasca kemerdekaan, yakni tahun 1947.

Sekuel selanjutnya dari Merah Putih yang berjudul 'Darah Garuda' dan 'Hati Merdeka' secara berturut-turut dirilis pada tahun 2010 dan 2011.

Merah Putih menggambarkan suasana perang yang membawa penonton seolah terlibat dalam perang tersebut. Film ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Teuku Rifnu Wikana, Darius Sinathrya, hingga Donny Alamsyah.

Film yang disutradarai Yadi Sugandi ini memakan biaya produksi sebesar US$ 6 juta dollar. Dalam produksinya, film ini turut melibatkan ahli-ahli Hollywood.

2. Soekarno: Indonesia Merdeka (2013)

Film Soekarno mengisahkan tentang presiden pertama Indonesia sejak kecil hingga ia memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini menyajikan kisah yang begitu detail. Ario Bayu yang berperan sebagai Soekarno serta Lukman Sardi sebagai Moh. Hatta masuk dalam nominasi Aktor Terbaik dan Aktor Pendukung Terbaik dalam ajang tersebut.

3. Battle of Surabaya (2015)

Film Battle of Surabaya merupakan animasi 2 dimensi, berbeda dengan dua film sebelumnya. 

Film Battle of Surabaya mengisahkan Musa, seorang tukang semir sepatu, kurir bagi pejuang arek-arek Suroboyo, dalam pertempuran 10 November 1945. Film ini mendapat berbagai penghargaan.

4. Jenderal Soedirman (2015)

Jenderal Soedirman menjadi salah satu film yang menggambarkan perjuangan salah satu pahlawan secara detail. 

Jenderal Soedirman dikenal sosok dengan misi gerilyanya. Dia dan pasukan berhasil membuat pasukan Belanda kewalahan. Hingga akhirnya di capailah penjanjian Roem-Royen. Hingga saat itu Belanda mulai mengakui kedaulatan bangsa Indonesia.

Film yang dibintangi Adipati Dolken ini membawa penonton melihat besarnya perjuangan sang Jenderal dalam memperjuangkan kemerdekaan di tengah sakit yang harus ia derita.

5. Kartini (2017)

Film Kartini dirilis sekitar pertengahan tahun 2017, serta diproduseri Hanung Bramantyo yang menghadirkan pejuang emansipasi wanita dengan wajah berani, kuat, dan cerdas.

Film ini melibatkan banyak artis papan atas Indonesia yakni Dian Sastrowardoyo, Deddy Sutomo, Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita, Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Film Kartini meraih penghargaan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2017

Film ini bercerita perjuang R.A. Kartini untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dalam mendapatkan pendidikan yang tinggi.

Dalam perjalanannya memperjuangkan hak-hak perempuan dipenuhi emosional dari sosok kartini bahkan harus melawan tradisi yang dianggap sakral, dan bahkan beliau juga menentang keluarganya sendiri untuk memperjuangkan kesetaraan hak – hak untuk semua rakyat Indonesia.

6. Bumi Manusia (2019)

Terakhir adalah fillm Bumi Manusia. Film ini diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer, yang berjudul Bumi manusia.

Film ini menceritakan Pria ningrat Jawa dan wanita blasteran Belanda yang saling jatuh cinta saat Indonesia berupaya merdeka dari penjajahan pemerintah kolonial abad ke 20.

Film Bumi Manusia disutradarai Hanung Bramantyo, dibintangi Iqbal Ramadhan dan Mawar de Jongh. Film ini berhasil menyabet berbagai penghargaan seperti Sutradara Terpuji, Skenario Terpuji, Pemeran Terpuji, pada Festival Film Bandung.

Film ini dapat mengingatkan kembali perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia

Tag