CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Proyek perluasan Bandara Sultan
Hasanuddin Makassar berdampak pada pengalihan jalur masuk ke bandara. Selain
itu, penyempitan ruas jalan serta pemindahan tempat parkir juga dilakukan sejak
perluasan bandara dikerjakan. Hal ini dilakukan agar aktivitas kendaraan keluar
masuk bandara tetap berjalan seperti biasanya.
Meski demikian, pengalihan jalur tersebut justru tidak
sepenuhnya membantu warga pengguna jasa bandara. Meski terdapat papan informasi
penunjuk rute yang harus dilalui, namun hal ini tidak sepenuhnya dimengerti
oleh pengendara, sehingga tak jarang membuat mereka nyasar saat masuk.
Rumitnya rute pengalihan jalur masuk bandara menjadi penyebab sebagian warga nyasar saat masuk ke Bandara Sultan Hasanuddin. Seperti yang diutarakan oleh salah seorang warga pengguna jasa bandara, Faisal.
Spanduk pemberitahuan pengalihan jalur - (foto by Bahar)
“Perubahan jalur masuk bandara lumayan sulit, saya kebingungan
pertama kali masuk bandara. Warga yang tidak terbiasa masuk bandara akan nyasar
saat pertama kali masuk ke bandara,” terangnya saat ditemui CELEBESMEDIA.ID,
Sabtu pagi (29/6/2019).
Dari pantauan di lapangan, selain warga, sejumlah driver
ojek online juga kebingungan saat mengantar penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin.
Hal terjadi lantaran driver ojek online tidak mengetahui di mana mereka harus
menurunkan penumpangnya.
Selain pengalihan jalur, tempat parkir kendaraan
roda dua dan empat juga dipindahkan. Untuk kendaraan roda dua dipindahkan di
depan terminal kargo, sementara kendaraan roda empat akan menempati bekas
tempat parkir kendaraan roda dua.