CELEBESMEDIA.ID, Bantaeng - Rektor Unibersitas Bosowa (Unibos),
Prof Saleh Pallu MEng, mengunjungi dan memonitoring program kerja mahasiswa KKN
Reguler ke-45 di Kabupaten Bantaeng, akhir pekan kemarin. Turuu hadir para
dekan fakultas se-Unibos, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM),
koordinator KKN ke-45 Unibos, dan Kepala Biro Kemahasiswaan Unibos.
Kabupaten Bantaeng memang merupakan pusat dari KKN Reguler
Unibos untuk angkatan 45 ini. Rektor dan rombongan mengunjungi beberapa posko
KKN yang tersebar di enam desa yaitu Desa Bonto Lojong, Bonto Tangnga, Bonto Tallasa,
Bonto Marannu, Bonto Daeng, dan Desa Rannu.
Sebanyak 320 mahasiswa KKN Reguler Unibos ditempatkan di lokasi
tersebut dengan program utama yaitu pengembangan kewirausahaan.
Bersama-sama menyambut Rektor Unibos, mahasiswa KKN Reguler
Unibos menjelaskan beberapa program yang telah dilaksanakan selama waktu kurang
lebih dua bulan. Dijelaskan, para mahasiswa ini memberikan program pelatihan
kewirausahaan dan penyuluhan pengembangan usaha bagi ibu-ibu setempat untuk
pengembangan potensi tanaman holtikultura.
Selain itu, mereka juga melakukan pengajaran di beberapa
sekolah dasar, memberikan pelatihan IT (penggunaan komputer) bagi anak didik di
lokasi tersebut, membantu pengembangan desa khususnya untuk pembangunan masjid
dan peta lokasi desa, melaksanakan berbagai kegiatan lomba dalam bidang
olahraga dan agama juga termasuk festifal anak sholeh, dan sosialisasi anti
narkoba.
Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar segera menyelesaikan program kerja dengan baik dan segera kembali ke Unibos untuk menyelesaikan studi agar kelak dapat mengikuti wisuda secepatnya.
“Program yang dijalankan sudah terhitung baik apalagi jika
program tersebut adalah yang berjangka panjang. Seperi membantu masyarakat
tidak hanya membuat produk, tetapi juga mensosialisasikan bagaimana proses
pemaparannya,” kata Prof Saleh.
“Selanjutnya jika semua program telah tuntas, maka segeralah
kembali ke kampus untuk menyelesaikan tanggung jawab agar segera mungkin
menjadi sarjana. Kalau sudah sarjana, jangan lupakan untuk tetap mengabdi di
masyarakat juga untuk berbagi ilmu yang telah didapatkan selama ini,”
tambahnya.(*)