Andryansyah, Pemain Timnas Pelajar U-16 Asal Maros Merajut Mimpi Berkarir di Eropa - Celebesmedia

Andryansyah, Pemain Timnas Pelajar U-16 Asal Maros Merajut Mimpi Berkarir di Eropa

Wibowo - 01 January 2021 09:54 WIB

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dari sebuah rumah kecil yang terletak di ujung timur Lapangan Sepakbola Pakalu, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Bantingmurung, Kabupaten Maros, 16 tahun silam lahir seorang anak yang tumbuh menjadi pesepakbola berbakat. Punggawa Garuda muda yang terus berusaha mengharumkan nama Indonesia di kancah sepakbola dunia.

Wonderkid asal Butta Salewangan itu bernama Andryansyah. Bungsu dari dua bersaudara buah hati dari pasangan H. Haeruddin Saibu dan Hj. Ramliah. 

Darah sepakbola sudah mengalir kental di keluarganya. Pamannya, Nasyir Syaibu tercatat pernah menjadi bintang PSM di era Ligina 1995. Sementara ayahnya Haeruddin Saibu adalah mantan wasit nasional di era Indonesia Super League (ISL).

Diusia yang masih belia, Andry -sapaan akrabnya- memikat perhatian talent scouting PSSI Timnas Pelajar U-15 yang juga eks bintang Liga Indonesia, Firman Utina dan M. Ridwan. Kala itu, ia memperkuat akademi Bank Sulselbar dalam turnamen Piala Menpora U-14 2018 lalu. 

Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, akhirnya pemain kidal ini terpilih memperkuat Timnas pelajar hingga saat ini. Andry yang mampu bermain di posisi bek dan gelandang itu mengenakan nomor punggung 21 di Timnas.

Kepercayaan tersebut dibalas Andry dengan performa maksimal dan konsisten. Salah satu prestasi gemilang yang diukirnya yakni membawa Timnas Pelajar U-15 juara dalam turnamen internasional Badung IFC U-15 2019 di Bali. Kejuaraan tersebut diikuti oleh Cina, Jepang, Malaysia dan Korea. Selain itu, Andry juga menyabet gelar pemain terbaik talented defender. 

Pengalaman yang tak terlupakan di benak pelajar SMA 4 PGRI Bantingmurung ini adalah saat merumput di Eropa. Andry memperkuat Timnas Pelajar U-15 dalam turnamen IBERCUP di Portugal 2019 lalu. Bermain di negara asal pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo ini, Andry membawa timnas ke babak semifinal. Sayangnya, perjuangan Garuda muda kandas setelah mengakui kemenangan Spanyol 2-1, dan puas menempati posisi ke-3.

"Saya bangga dan terharu bisa mewujudkan mimpi bermain di Eropa, apalagi bisa bersaing dengan negara-negara terbaik di Eropa," ujar Andry.

Pada tahun ini, Timnas Pelajar U-16 akan mengikuti turnamen IBERCUP Elite di Estoril, Portugal, pada Maret 2021 mendatang. Ajang bergengsi tersebut diikuti akademi klub top Eropa seperti Paris Saint-Germain (PSG), Barcelona dan Manchester United.

Menghadapi turnamen itu, Andry dan kawan kawan tengah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Bandung, Jawa Barat. TC itu dipimpin pelatih kepala Rochi Putiray dan asisten pelatih Aples Gideon Tecuari. Keduanya adalah legenda sepakbola Indonesia.

Andry yang ditemui CELEBESMEDIA.ID di kediamannya, Kamis (31/12/2020), berharap meraih hasil maksimal di Portugal. Memperkuat Timnas Indonesia dan berlaga dikompetisi junior Eropa adalah impiannya sejak kecil. Ia mengaku mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga untuk mendukung karirnya sebagai pemain profesional.

"Bermain di Eropa adalah impian saya sejak kecil, semoga bisa terwujud dan membuat bangga orang tua saya dan Kabupaten Maros tercinta," ungkap Andry.

Bakat yang dimiliki Andry membuat sejumlah klub papan atas tanah air ingin merekrutnya, diantaranya Persija Jakarta dan klub Liga 3, Wanaal Bintuka FC. Namun ia tetap memelihara asa untuk bisa menjalani trial atau ujicoba di klub-klub Eropa demi mewujudkan mimpinya bermain di kancah sepakbola internasional.

Prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Andry mendapatkan apresiasi dari Ketua Askab PSSI Maros, Yusdal Yusuf. Ia berharap Andry dan kawan-kawan dapat mengharumkan nama Indonesia di Portugal nanti. 

Yusdal menegaskan apa yang diraih oleh Andry menjadi bukti bahwa Maros juga memiliki talenta sepakbola yang berbakat jika dikembangkan dengan baik.

"Saya kira ini kebanggaan bagi Maros, ini bisa menjadi langkah awal bagi kita untuk meningkatkan persepakbolaan di Maros untuk melahirkan bibit-bibit unggul lainnya," tegas Yusdal.

Tag