Suhu Kota Makassar Makin Menyengat, Ini Kata BMKG

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Suhu di kota Makassar pada Kamis (28/11/2019), saat ini berada dalam kondisi cuaca cerah dengan indeks panas mencapai 32 derajat celcius.
Hal ini masih tergolong normal karena jika telah mencapai 36-37 derajat celcius, berarti sudah di atas rata-rata. Hanya saja, meski hal tersebut terbilang normal, tapi di Makassar kondisi panasnya sudah sangat menyengat.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi Kimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami menjelaskan jika panas menyengat di kota Makassar itu terjadi karena konvektif, dimana sudah ada cukup massa udara.
"Jadi kalau ada konvektif atau awan yang bergerak secara vertikal dalam atmosfer dan ada massa udara, cuaca akan lebih gerah rasanya. Karena ada uap air namun belum cukup banyak makanya belum terbentuk awan yang cukup besar," kata Cea sapaan akrabnya kepada CELEBESMEDIA.ID.
Tidak hanya itu, Cea menyebut bahwa daya dukung lingkungan di kota Makassar yang sudah tidak representatif menjadi salah satu faktor panasnya kondisi cuaca. Dimana, ruang terbuka hijau sangat kurang sehingga pepohonan sudah jarang terlihat.
"Makanya kami himbau penting untuk menumbuhkan kembali tanaman atau pepohonan agar mendapatkan kembali suhu yang nyaman di Kota Makassar," terangnya.
Cea menuturkan jika puncak musim hujan di Makassar akan terjadi pada Januari-Februari 2020, sedangkan awal musim hujan akan terjadi dalam dekade pertama atau 1-10 hari pada awal Desember 2019.
"Saat ini cuaca di Makassar memasuki musim
peralihan, kami himbau juga masyarakat agar waspada karena dimusim ini lebih
banyak cuaca yang ekstrem apalagi adanya awan komulonimbus, dimana awan ini
dapat menyebabkan adanya angin kencang atau angin puting beliung bahkan hujan
es," tutupnya.