Home > PSM

Ini Alasan Manajemen PSM Pilih Bojan Hodak Tukangi Juku Eja

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi mengumumkan Bojan Hodak sebagai pelatih baru skuat Juku Eja yakni untuk mengarungi Liga Indonesia dan AFC Cup 2020 mendatang.

Pelatih asal Kroasia ini menggantikan Darije Kalezic yang hanya semusim menangani PSM. Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, mengatakan, keputusan untuk merekrut pelatih berusia 48 tahun itu sudah melalui pertimbangan matang.

"Hari ini Alhamdulillah PSM Makassar sudah mendapatkan pelatih baru. Pelatih ini berwarga negara Kroasia yang bernama Bojan Hodan," kata Appi kepada media di kediamannya, Jalan Chairil Anwar, Makassar, Selasa (31/12/2019) petang.

Menurut Appi, Bojan Hodak adalah mantan pemain sepak bola dan pelatih profesional di Kroasia. Ia terakhir kali mengelola tim Nasional U-19 Malaysia pada tahun 2018 lalu.

Appi menambahkan, syarat menjadi pelatih PSM Makassar adalah harus memahami dan mengetahui iklim sepakbola di Asia Tenggara, pernah membawa timnya menjadi juara, dan punya pengalaman bermain di pentas internasional seperti di AFC Cup.

“Inilah yang menjadi salah satu alasan kita mencari pelatih yang kita inginkan. Alhamdulillah, terjaring beberapa nama, terakhir ada tiga nama yang muncul dan terakhir kita sepakati adalah Bojan Hodak,” terangnya.

“Dia juga pernah melatih Johor Darul Ta’zim FC (DJT), Kelantang FC, dan pernah melatih Timnas U19 Malaysia. Seharusnya tanggal 2 Januari nanti dia sudah ada di Makassar, tetapi ada acara sehingga Bojan Hodak akan datang pada tanggal 5 Januari nanti untuk mempersiapkan segala persiapan tim termasuk di AFC Cup dan liga nantinya,” sambung Appi.

Sejak hari ini tegas Appi PSM Makassar telah memiliki pelatih kepala yang baru untuk musim tahun 2020 setelah pelatih sebelumnya Darije Kalizec mundur dari jabatan sebagai pelatih di tim Juku Eja selama satu musim di Makassar.

“Mulai hari ini, PSM sudah ada pelatih barunya yaitu Bojan Hodak,” ujarnya.

Bojan dikontrak selama satu tahun oleh PSM Makassar dengan opsi perpanjangan kontrak. Namun Appi enggan menyebutkan berapa jumlah nilai transfer pelatih asal Kroasia ini untuk melatih di salah satu klub tertua di Indonesia.

“Kontrak setahun dan ada opsi perpanjangan kontrak nantinya,” tutupnya.