Home > PSM
Pelatih dan pemain merayakan gol Yuran Fernandes ke gawang CAHN FC - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kemenangan PSM Makassar atas Cong An Ha Noi (CAHN) FC ternodai penyalaan flare oleh oknum suporter di Stadion BJ Habibie, Parepare, Rabu (2/4) malam.

Oknum suporter yang berada di tribun terbuka timur menyalakan flare sesaat setelah peluit akhir dibunyikan oleg wasit.

Aksi itu bisa merugikan PSM Makassar sebagai tuan rumah. Pasalnya, AFF sebagai operator ASEAN Club Championship (ACC) tegas dalam menerapkan regulasi.

PSM bisa saja terkena hukuman akibat ulah oknum suporter tersebut. Dampaknya, manajemen lagi yang harus menanggungnya.

Jika dianggap melanggar, PSM terancam dihukum menggelar laga kandang tanpa penonton atau terkena denda.

Apalagi PSM baru bisa menjadi tuan rumah di ajang internasional di Sulawesi Selatan sejak 20 tahun terakhir. Ini merupakan kerugian besar.

Suporter harusnya bisa menjaga nama besar PSM di dunia sepak bola internasional. Paling tidak melakukan ksi-aksi koreo yang memukau atau yel-yel yang membakar semangat Pasukan Ramang.

Sebelumnya diberitakan, satu kaki PSM sudah berada di final ACC 2024/25 setelah menang 1-0 atas CAHN FC di leg pertama semifinal.

Leg kedua akan digelar di Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam, Rabu (30/4) mendatang.

Jika lolos ke final, PSM kembali akan menjamu tamunya di Stadion BJ Habibie. Pasalnya, partai puncak turnamen bergengsi Asia Tenggara itu digelar home-away.