Mengkhawatirkan, Pamor Pancasila Terus Menurun

CELEBESMEDIA.ID,
Makassar - Apa yang terjadi jika Pancasila kehilangan kekuatan simboliknya
sebagai ideologi bangsa?
Fakta Pancasila terus kehilangan dukungan masyarakat,
terjadi dalam 13 tahun terakhir. Menurut data LSI sejak tahun 2005, lalu 2010,
2015 hingga 2018 warga pro Pancasila terus menurun signifikan yaitu dari 85,2 %
menuju 75%.
Fasilitator Komunitas Bela Indonesia (KBI), Milastri
Musakkar, membeberkan fakta itu dalam kegiatan pelatihan juru bicara Indonesia
di Hotel Jolin Makassar Jumat (30/11/2018).
Yang mengkhawatirkan, kata dia, karena di saat dukungan
terhadap Pancasila terus menurun, di sisi lain dukungan terhadap NKRI Syariah
justru menanjak.
Data LSI menunjukkan survei NKRI Syariah terus naik hingga
9%. Publik yang pro NKRI bersyariah tumbuh dari 4,6% (2005), menjadi 13,2%
(2018),13 tahun terakhir. "Saat ini Pancasila masih mayoritas, masih
menjadi perekat bangsa, tapi apa yang akan terjadi jika dukungan tersebut terus
menurun?" tanya Milastri. Alasan itulah, sambungnya, sehingga negara ini
membutuhkan juru bicara untuk mengkampanyekan Pancasila.