TNI, Polri, dan Pemda Sepakat Bersinergi Ciptakan Pemilu Aman dan Damai

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kodam XIV/Hasanuddin bersama
Polda Sulsel menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pengamanan Pemilu
tahun 2019 Gedung Paramatha Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulsel, Jl
Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (27/2/2019). Rakornis ini sebagai upaya mewujudkan
pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tahun 2019 di wilayah
Provinsi Sulsel berjalan aman, damai, dan sejuk
Rakornis ini dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI
Surawahadi SIP MSi; Kapolda Sulsel, Irjen Pol Hamidin; Kaskoopsau II, Marsma
TNI TBH Age Wiraksono; Kabinda Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko; Kasdiv-3/Kostrad,
Brigjen TNI Dwi Darmadi; Kakesbangpol Provinsi Sulsel, Aswanto; Ketua KPU
Sulsel, Misnah H Attas; para Danrem/Dandim jajaran Kodam XIV/Hasanuddin; dan
para Kapolres jajaran Polda Sulsel.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam Mayjen TNI Surawahadi
dalam pemaparannya menyebutkan bahwa kesiapan Kodam XIV/Hasanudin dan jajaran
mulai dari tingkat bawah, Korem, Kodim, Koramil, dan Babinsa, telah disiapkan
sesuai SOP yang berlaku. Mereka dipersiapakn dengan diawali latihan dan
simulasi untuk memastikan keamanan dapat terjamin.
"Sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan seluruh komponen
bangsa lainnya hendaknya terus terbangun dan berlanjut serta tidak bersifat
sesaat," ucap Pangdam dalam rilis yang diterima CELEBESMEDIA.ID, Kamis (28/2/2019).
Sedangkan, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Hamidin, dalam
pemaparannya mengatakan, Rakornis ini digelar untuk menyamakan persepsi pola
pikir dan pola tindak, sebagai bentuk sinergitas TNI dan Polri dalam
mengamankan jalannya Pemilu 2019. “Sehingga terwujud keamanan dan ketertiban
yang damai, aman, dan sejuk,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel yang diwakili Kakesbangpol,
Aswanto, menyampaikan apresiasi kepada pihak TNI dan Polri yang telah
bersinergi dengan Pemda selama tahapan Pemilu. Dirinya berharap, koordinasi ini
terus dilakukan secara intens dalam menjaga persatuan pada pelaksanaan Pemilu
tahun 2019 yang berkualitas.
"Modal awal dalam menciptakan Pemilu untuk Pilpres dan
Pileg yang sukses dan berhasil adalah pelaksanaan Pilkada dan Pilgub yang lalu,”
ungkap Aswanto.(*)