Pemilik Warkop Apresiasi Rencana Appi-Rahman Pangkas Pajak Restoran

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Realistis dan paling pas dengan kondisi kekinian Kota Makassar. Itu penilaian mayoritas pelaku UMKM tentang program Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman). 

Pemilik Warkop Ombu di Jalan Sultan Alauddin, Buyung, misalnya. Akunya, Appi-Rahman berencana memangkas pajak restoran. Jika kelak diamanahi memimpin Kota Makassar.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, pelaku usaha seperti saya pasti sangat terbantu dengan rencana Pak Appi dan Pak Rahman memangkas pajak restoran. Karena memang ekonomi Makassar lagi sulit,” tuturnya. 

Buyung berharap laju Appi-Rahman di Pilwali 2020 bisa mulus hingga ke kursi pemerintahan. Ia berjanji bersama-sama pemilik warkop lainnya akan menggalang dukungan untuk Appi-Rahman. Sekaligus ikut mengajak orang lain untuk mencoblos pasangan pengusaha birokrat itu 9 Desember mendatang. 

"Insya Allah saya dan teman-teman lainnya siap untuk ikut memenangkan Pak Appi dan Pak Rahman. Karena kalau jadi diprogramkan oleh beliau tentu sangat akan membatu pelaku usaha, itu akan menjadi motivasi bagi teman-teman  untuk bisa bangkit kembali mengelola usahanya," sambung Ketua DPD Kesatuan Niaga Celuler Indonesia Sulawesi ini. 

Appi pun merespon penilaian Buyung. Menurut Appi, program yang dijanjikan paslon di Pilwali Makassar memang harus realistis dan sesuai dengan kondisi kekinian. Tak kalah penting, program itu sesuai dengan batasan-batasan kewenangan sebagai walikota.

"Jangan kita menjanjikan sesuatu yang tak bisa diwujudkan apalagi janji itu tidak termasuk dalam fungsi dan tugas walikota sebagai pengambil kebijakan," ucapnya.

Program yang dimaksud Appi sebagai kewenangan Walikota yang bisa diambil semisal perubahan-perubahan kebijakan seperti pajak dan retribusi daerah.

"Inilah yang kita sasar semisal pajak restoran, PBB, BPHTB, pajak reklame bagi pelaku usaha bisa diintervensi dan kami akan turunkan biayanya. Kalau ada yang bisa digratiskan kenapa tidak, ini untuk mendorong kembali perekonomian yang tengah dihantam pandemi covid-19," paparnya.