Sosok Andi Farid, Pembalap Asal Bulukumba Juarai Race 1 ASB1000

Andi 'Gilang' Farid Izdihar - (foto by ARRC)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pembalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan,  kembali mencatat rekor juara di Race 1 kelas Asia Superbike (ASB1000) kejuaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024. Tahun sebelumnya ia juga menjuarai  ASB1000  Thailand 2023.

Pada Race 1 dari Putaran 6 IDEMITSU FIM Asia Road Racing Championship kategori ASB1000 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (7/12),  Andi Farid Izdihar dari Honda Asia-Dream Racing with Astemo berhasil meraih kemenangan gemilang dan mengamankan posisi teratas podium.

Pada sesi kualifikasi, Andi mencatatkan waktu lap tercepat 1’34:700s sehingga berhak di pole position. Rekan setimnya, Nakarin Atiratphuvapat, berada di posisi kedua dengan waktu 1’34:876s, diikuti oleh Yuki Kunii dari SDG Team HARC-PRO Honda Ph. di posisi ketiga dengan waktu 1’34:975s.

Profil Andi Farid Izdihar

Mengutip dari beberapa sumber, Andi Farid Izdihar atau yang juga kerap dipanggil Andi Gilang lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan pada 14 Agustus 1997. Bapaknya bernama Andi Supriadi, penggemar balap off-road.

Pria berusia 27 tahun ini pertama kali terjun ke dunia balap underbone ketika usianya belum genap 10 tahun. 

Saar itu ia mendapat motor under Underbone 110 cc saat diusia 8 tahun. Balap perdananya tersebut digelar di kampung halamannya alias Bulukumba

Pada 2010, Andi Gilang bergabung dengan Astra Honda Racing Team (AHRT) dan mulai membalap di Indospeed Racing Series menggunakan CB150R.

Tiga tahun kemudian, dia menjuarai kelas 110 cc dan 125 cc. Andi Gilang berhasil menyumbang medali emas untuk Jawa Barat di kelas 125 cc perorangan pada PON 2016.

Karir balap Andi Farid menanjak pada musim 2016. Ia berhasil menyabet tiga kemenangan, yakni di Race 2 Losail, Race 1 Sepang, dan Race 1 Sepang.

Selain itu, dia juga mendapat podium dua di Race 1 Zuhai.Pada tahun yang sama, Andi Gilang juga membalap di CEV Moto3 bersama Astra Honda Racing Team. Dia mendapat peringkat ke-32 di musim debut.

Pada musim 2017, Andi Gilang berhasil naik ke peringkat ke-17. Dia juga sempat menjadi wild card di ARRC kelas AP250.

Setahun kemudian, Andi Gilang membalap di ARRC kelas Supersport 600 dan posisinya di CEV Moto3 digantikan Gerry Salim. Dia berhasil memenangkan balapan di Sirkuit Sentul dan mengakhiri musim di peringkat kelima.

Selain itu, dia juga sempat membalap di Suzuka 4 Hours Endurance Race pada 2015  dan mendapat peringkat dua. Serta di kejuaraan  Suzuka 8H Endurance Race pada 2018 dan mendapatkan peringkat ketujuh.