Tiger Woods Kembali Buktikan Dirinya Macan Golf

Tiger Woods - (foto by Augusta.com)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pegolf legendaris Tiger Woods (43) menyentak dunia olahraga, khususnya golf, setelah memenangi kembali turnamen golf The Masters, Minggu 14 April 2019, di Augusta Nasional, Amerika Serikat.

Kemanangan itu mengantarkan pegolf Amerika Serikat tersebut mengangkat piala dan meraih mahkota gelar "The Masters" untuk kelima kalinya, dan gelar juara ke-15 dalam berbagai turnamen besar. 

“Tahun lalu, saya sangat mujur dapat bermain lagi. Dalam acara Champions Dinner sebelumnya saya benar-benar berjuang dan kehilangan beberapa tahun tidak bermain di turnamen besar dan sekarang saya juara,” kata Woods.

“Dua puluh dua tahun di antara (catatan) menang, waktu yang panjang dan itu tidak seketika bagi saya pengalaman ini. Ibu saya ada di sini, dia juga di sana (ketika itu) tahun 1997. Saya sangat senang dan bahagia, dan kehilangan kata-kata,” ujar Woods tentang kemenangannya.

Kemenanganya adalah sejarah dunia, sejarah olahraga, dan sejarah golf. Absen dan paceklik gelar di turnamen besar selama 11 tahun dan yang pertama gelar master sejak 2005. 

Kemenangan hari Minggu (Senin subuh waktu Indonesia) itu dijuluki sebagai "Sunday Epic" oleh kalangan pengamat, komentator golf dan media.

CNN bahkan melakukan "breaking news" karena menganggap peristiwa itu merupakan sebuah berita besar. Itu lantaran kesuksesan Tiger Wood kembali ke dunia golf dan langsung juara, setelah istirahat panjang akibat cedera punggung yang dideritanya.

Bukan hanya media, tokoh-tokoh golf, mantan altet cabang olaharaga lain pun menyambut kemenangan dan kembalinya "anak hilang" menjadi juara itu, dengan suka cita serta pujian. Tidak banyak atlet "comeback" dan kembali menjadi juara.

Dokternya menyarankan Tiger Woods mulai kembali ke lapangan golf pada tahun 2018, setelah dioperasi tahun 2017. Woods membuktikan dirinya sang juara dan "Macan Golf".

Mengenakan kaos merah tanpa kerah, celana hitam dan topi hitam, Woods dengan tenang memasukkan bola ke lubang pada hole 18, mengantarnya menjadi peraih poin tertinggi.

Ia mengalahkan pegolf Italia Fransesco Molinari, pemain nomor dua dunia Dustin Johnson, peraih tiga gelar turnamen besar Brooks Koepka dan pegolf Amerika lainnya Xander Schauffle.

Woods memulai pertarungan Minggu itu, dua shot di belakang pegolf Italia Fransesco Molinari. Pertarungan merebut posisi teratas kian ketat yang digambarkan seperti roller coaster putaran final setelah bola Molinari masuk air di hole ke-12.

Dua hole berikutnya, persaingan lima pegolf kian ketat dan semakin seru. Akan tetapi Wood meraih birdie di hole panjang yakni hole 15. Pada hole berikutnya, 16, Woods kembali mencetak birdie, yakni jumlah pukulan sampai bola masuk lubang lebih sedikit dari jumlah maksimal.

"Tiger, Tiger," demikian penonton mengelu-elukan Tiger Woods ketika ia berjalan menuju hole 18. Di sana ada Ibunya Kutilda, dua anaknya Sam dan Charlie, yang menyerbu memeluk Woods, serta teman wanitanya Erica Herman yang semuanya mengenakan kaos merah seperti Woods, begitu Woods menyelesaikan permainannya. Ayah sekaligus mentor Woods, Earl meninggal tahun 2006.

Gelar Tiger Woods mendudukkannya sebagai pegolf nomor wahid dunia, selisih tiga gelar turnamen besar yang dicatat Jack Niclaus. Pegolf Nicklaus meraih enam gelar Masters. Bersama Nicklaus, Woods memenangi The Masters dalam tiga dekade yang berbeda. 

Nicklaus mencuit penghargaannya melalui akun twitternya, dan mantan Presiden AS bergabung dengam cuitan itu. Bintang basket NBA Steph Curry menyebut "sejarah terbesar kembali di olahraga", sedangkan petenis legendaris Serena Williams mengatakan air matanya menetes, dan menyatakan "kebesaran tiada tandingan".