PBB Sebut Kekurangan BBM Jadi Penyebab Kematian di Gaza

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Semakin menipisnya bahan bakar minyak di Gaza menjadi permasalahan besar yang dialami warga di tengah gempuran Israel.
Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) bahkan memperingatkan jika BBM tidak segera disuplai, kekurangan bahan bakar minyak (BBM) akan menjadi penyebab utama kematian di Jalur Gaza.
“Kita membutuhkan gencatan senjata sekarang, dan juga bahan bakar,” kata Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengutip Antara, Jumat (17/11)
Urgensi suplai bahan bakar, katanya berbeda dengan penetapan gencatan senjata yang lama tertunda
"Tetapi semakin kita menunggu, semakin kita akan melihat (tentara) pengepung mengambil alih (kendali) dan ini bisa menjadi alasan utama mengapa orang-orang akan mati dan terbunuh di Jalur Gaza," ujar Lazzarini
Ia kemudian blak-blakan, selama ini UNRWA hanya menerima setengah truk bahan bakar pada Rabu (15/11).
“Tidak ada tempat yang aman di Gaza, di utara, di selatan, di tengah-tengah,” kata dia memperingatkan.
Meskipun warga Palestina diminta mengungsi ke bagian selatan, tetapi kenyataannya sepertiga di antara mereka justru tewas di Gaza selatan
“Jadi selatan tidak aman. Bahkan kompleks PBB pun tidak aman,” kata Lazzarini
Ada 60 bangunan PBB yang telah terkena serangan sejak konflik antara Israel dan kelompok Hamas Palestina dimulai pada 7 Oktober 2023. Selain itu 103 staf UNRWA juga kehilangan nyawa selama konflik tersebut.
Sementara tercatat 11.500 warga, termasuk lebih dari 7.800 perempuan dan anak-anak, tewas terbunuh sementara 29.200 orang lainnya terluka berdasarkan data terbaru dari otoritas Palestina
Sumber: Anadolu / Antara