Serangan Corona Melonjak, Dua sekolah di Sydney Australia ditutup

CELEBESMEDIA.ID, Sydney – Dua sekolah menengah di Sydney Australia terpaksa ditutup, Senin, (9/3/2020), setelah tiga siswa dinyatakan positif terinfeksi virus corona COVID-19. Otoritas kesehatan di negara tersebut kini tengah meningkatkan persiapan untuk wabah yang lebih besar dengan jumlah infeksi di Australia melebihi 80 kasus.
"Jelas, ketika Anda memiliki kasus-kasus baru di sekolah, itu perlu dikhawatirkan, karena kami ingin memastikan bahwa kami bergerak secepat mungkin untuk memerlukan isolasi dari orang lain yang mungkin memiliki kontak dengan kasus-kasus yang dikonfirmasi," menteri New South Wales untuk kesehatan, Brad Hazzard, Senin (9/3/2020) disadur CELEBESMEDIA.ID dari channelnewsasia.com. Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah sekolah menengah lainnya di Sydney ditutup ketika seorang siswa berusia 16 tahun dinyatakan positif.
Secara global, virus corona telah menewaskan sekitar 3.600 dan menginfeksi 107.000 ketika wabah mencapai lebih banyak negara dan menyebabkan pembantaian ekonomi yang besar dan kerugian pasar saham, mendorong bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Negara bagian Victoria juga mencatat lonjakan jumlah kasus setelah dua orang yang baru-baru ini bepergian ke Amerika Serikat dan satu yang kembali dari Iran didiagnosis terinfeksi COVID-19. "Ini adalah darurat kesehatan masyarakat yang sifatnya belum pernah terjadi sebelumnya yang dihadapi bangsa kita dan yang dihadapi seluruh komunitas global," kata Menteri Kesehatan, Victoria Jenny Mikakos.
"Kami mengantisipasi bahwa kemungkinan pandemi ini akan berdampak signifikan pada sistem kesehatan kita. Ini telah menjadi fokus mutlak saya, memastikan bahwa sistem kami siap untuk merespons," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Petugas Medis, Brendan Murphy mengatakan kepada wartawan di Melbourne bahwa sebagian besar kasus di Australia adalah pelancong yang kembali. Murphy mengatakan otoritas kesehatan telah menghubungi dokter umum, mencari lebih banyak masker dan mendirikan klinik khusus dalam persiapan untuk kemungkinan pandemi.