5 Fakta 'Jam Kiamat' yang Prediksi Kehancuran Dunia

CELEBESMEDIA.ID, Makassar- Dunia digegerkan dengan adanya "Jam Kiamat"
Jam ini dikabarkan dapat memprediksi kehancuran dunia. Namun siapa sangka "Jam Kiamat" ini ternyata sudah ada sejak berpuluh tahun lalu.
Berikut ini 4 fakta seputar "Jam Kiamat" yang dihimpun dari berbagai sumber.
1. Simbol waktu kehancuran dunia
Melansir dari Reuters, Jam Kiamat adalah penunjuk waktu simbolis yang menunjukkan seberapa dekat dunia akan berakhir. Tengah malam menandai titik teori dari pemusnahan.
Kehancuran dapat dupicu dari ketegangan politik, senjata, teknologi, perubahan iklim, atau penyakit pandemi.
2. Dibuat ilmuwan tahun 1947
Dilaporkan Antara, Kamis (26/1), jam Kiamat dibuat pada 1947 oleh sekelompok ilmuwan atom, termasuk Albert Einstein, yang telah bekerja di Proyek Manhattan untuk mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia selama Perang Dunia Kedua.
Ilmuwan atom juga beranggotakan dewan ilmuwan dan pakar lainnya dalam teknologi nuklir dan ilmu iklim, termasuk 13 Pemenang Nobel.
3. Baru saja digerakkan jarumnya
Ilmuwan atom mengatur ulang "Jam Kiamat" pada Selasa (24/1). Jarum jamnya digerakkan maju 90 detik lebuh dekat dengan tengah malam (istilah teoritis dari dekatnya kehancuran dunia).
Melansir Antara, jarum jam ini digerakkan lebih dekat atau lebih jauh dari tengah malam berdasarkan analisis para ilmuwan tentang ancaman terhadap dunia yang mengemuka pada waktu tertentu.
4. Diatur berdasarkan risiko bencana
Jam ini diatur organisasi nirlaba yang berbasis di Chicago bernama Buletin Ilmuwan Atom. Jam ini diperbarui waktu setiap tahun berdasarkan informasi mengenai risiko bencana bagi planet dan umat manusia.
Para ilmuwan mendiskusikan peristiwa dunia dan menentukan di mana harus meletakkan jarum jam setiap tahun.
Pengaturan jarum Jam Kiamat terdekat dengan tengah malam yang pernah dilakukan adalah 100 detik. Hal itu berlaku pada 2020, 2021, dan 2022.
5. Jam Digerakkan karena invasi Rusia ke Ukraina
Setelah digerakkan 90 detik maju mendekati tengah malam, Jam Kiamat sekarang menjadi yang paling dekat dengan tengah malam.
Antara memberitakan Ini adalah pertama kalinya bergerak sejak ditetapkan pada 100 detik hingga tengah malam pada tahun 2020.
Pengaturannya mencerminkan dunia di mana invasi Rusia ke Ukraina telah menghidupkan kembali ketakutan akan perang nuklir.
Sebelumnya 75 tahun yang lalu, jam mulai berdetak pada tujuh menit menjelang tengah malam.
Pada 17 menit hingga tenah malam, waktu menunjukkan hari kiamat pada tahun 1991, ketika Perang Dingin berakhir dan Amerika Serikat dan Uni Soviet, saat menandatangani Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis.