Sekutu Putin Diduga Dipukul saat Interogasi di Tahanan Ukraina

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sekutu Presiden Rusia yang ditahan di Ukraina diduga dipukul saat diinterogasi dalam tahanan.
Hal ini diungkapkan Oksana Marchenko, istri Viktor Medvedchuk yang merupakan sekutu Putin di Kiev Ukraina.
Ia mengatakan pada Jumat (15/4) bahwa salah satu dari dua foto yang dirilis oleh Ukraina minggu ini menunjukkan sang suami telah dipukuli.
Diberitakan Antarnews, Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi hal ini. Baik dinas keamanan Ukraina, SBU maupun Kremlin tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.
Satu foto dirinya yang diborgol dirilis di akun Telegram resmi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan foto lainnya diunggah oleh SBU di Facebook.
Saat memperlihatkan dua foto itu, Marchenko mengatakan satu foto telah diambil sebelum sang suami diinterogasi dan tidak menunjukkan tanda-tanda cedera. Gambar kedua, yang katanya diambil selama interogasi, menunjukkan sang suami dengan rambut menutupi dahinya.
"Itu menunjukkan memar besar dan tanda bekas pukulan yang mereka coba sembunyikan dengan rambutnya. Tidak diragukan lagi dia dipukuli pada jam-jam pertama setelah penangkapannya," katanya.
Tiga hari setelah Rusia mengerahkan pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari, Ukraina mengatakan Medvedchuk telah melarikan diri dari tahanan rumah.
Dia telah menjalani tahanan rumah pada Mei 2021 atas dakwaan melakukan pengkhianatan tingkat tinggi dan kemudian membantu terorisme.
Tokoh pro Rusia itu, yang mengatakan Putin adalah ayah baptis putrinya, telah membantah melakukan kesalahan.
Sementara Kepala SBU mengatakan pada Rabu bahwa Medvedchuk berencana melarikan diri dari Ukraina dengan diam-diam menyeberang ke wilayah Transdniestria yang memisahkan diri di Moldova, tetapi rencananya telah digagalkan.