Celebes Media Kerja Sama Program Doktor Ilmu Ekonomi Unhas

Celebesmedia menjalin kerja sama dengan Prodi Doktor FEB Unhas

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Celebes Media bekerja sama dengan Program Doktor (S3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Prodi Studi Ilmu Ekonomi, Unhas dalam upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Naskah kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) kedua lembaga ditandatangani oleh CEO Celebes Media, Andi Suruji, dan Dekan Fakultas Ekonomi Unhas, Prof Dr Rahman Kadir. Penandatangan MoU ini disaksikan Direktur Prodi Ekonomi, Dr Anas Iswanto Anwar, di Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (26/2/2019).

Dalam kerja sama tersebut, langkah konkret pertama yang diimplementasikan adalah pelatihan menulis opini bagi mahasiswa program studi doktoral. Celebes Media akan membagi ekspertis yang dimiliki dengan menyediakan fasilitator kepenulisan.

Selanjutnya, Celebes Media akan memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa doktoral itu untuk menulis opini ekonomi dan menjadi narasumber pada media yang berada di bawah naungan Celebes Media.

"Dengan kerja sama ini, diharapkan mahasiswa doktoral ini memiliki kemampuan menulis opini untuk memandu masyarakat dalam memahami masalah-masalah ekonomi, setelah dipublikasikan oleh media-media Celebes," ujar Anas Iswanto Anwar.

Prof Rahman menilai, kerja sama ini sangat baik untuk melahirkan karya-karya tulis ilmiah berupa opini ekonomi untuk mengedukasi masyarakat. "Opini-opini calon-calon doktor ini tentu akan menyuguhkan pemikiran yang dapat dipertanggungjawabkan keilmuannya karena didasari teori-teori ekonomi," katanya.

Andi Suruji menambahkan, kerja sama ini bertujuan untuk melahirkan tulisan bermutu dari penulis ekonomi yang diharapkan menjadi referensi dan inspirasi bagi pembaca Celebesmedia.id. Kerja sama ini akan diperluas dengan mengadakan diskusi-diskusi yang terfokus untuk tema-tema tertentu (focus group discussion) untuk kemudian dipublikasikan oleh Celebesmedia.id, Celebes TV, dan Celebes Radio.

"Ini merupakan bentuk kerja sama sinergik bagi kedua lembaga untuk melahirkan bacaan bermutu, didasari teori dan ilmu ekonomi, melawan opini-opini yang tidak jelas perranggungjawabannya yang berhamburan melalui media sosial karena ditulis berdasarkan persepsi penulis sendiri tanpa kejelasan dasar keilmuan dan teorinya," tutup Andi Suruji.