Terapkan Pola 242 Untuk Hindari Dehidrasi Saat Berpuasa

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Saat berpuasa, selain membutuhkan asupan nutrisi dan asupan gerak yang seimbang, tubuh kita juga sangat membutuhkan asupan air yang juga mencukupi.
Hal penting pada saat berpuasa, tubuh terhindar dari dehidrasi. Kecukupan air putih perhari bagi tubuh minimal 2 liter atau kurang lebih 8 gelas, dan jika kurang dari angka tersebut, tubuh akan mengalami dehidrasi.
Nah, bagaimana cara memenuhi asupan air dalam tubuh, namun tetap maksimal berpuasa? Pertama kita mesti paham dulu arti air dalam tubuh. Dikutip CELEBESMEDIA.ID dari radiopelitakasih.com, menurut Dr. dr. Minarma Siagian, M.S. AIF dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, air dalam tubuh berwujud darah, air liur, dan air seni.
Dalam setiap tingkat sel tubuh, air dibutuhkan untuk metabolisme dalam sel, untuk membuat gula atau sumber energi. Manfaat air dalam tubuh juga adalah membantu tubuh untuk membuang racun melalui darah, melalui ginjal berupa air seni.
Di bulan Ramadhan, saat umat Islam beribadah puasa, kadang asupan air putih terlupakan, bahkan saat berbuka puasa. Banyak orang terfokus pada slogan berbuka puasa dengan yang manis. Walau memang slogan tersebut dianjurkan, tapi meminum air putih terlebih dahulu juga dianjurkan.
Selain menghilangkan dahaga saat berbuka, air putih juga akan membantu tubuh mengganti cairan yang hilang saat puasa. Caranya, kita dapat menerapkan pola minum air putih 242, yaitu 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas saat sahur.
Dengan pola 242, asupan air untuk tubuh tetap dapat
porsi normal, tidak kurang-tidak lebih. Pasalnya bila berlebihan atau minum 8
gelas sekaligus, justru akan berdampak negatif buat tubuh, seperti darah
menjadi encer dan hiponatremia alias kondisi saat kadar natrium dalam darah
turun dari normal.