4 Olahan Pisang Ini Jadi Menu Favorit Berbuka Puasa di Makassar

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Ramadan telah tiba, salah satu daya tarik dalam bulan Ramadan yakni menu buka puasa yang menarik selera, dimana makanan berbuka puasa sering disebut dengan istilah takjil.
Antusias masyarakat dalam berburu takjil di bulan Ramadan sangatlah tinggi. Ketika sore menjelang, pasar-pasar yang menjual berbagai panganan buka puasa dibanjiri oleh para masyarakat yang mencari sajian buka puasa yang pas.
Di Makassar sendiri ada beberapa makanan khas buka puasa yang sering diburu oleh pencinta kuliner. Berikut ini adalah empat makanan olahan buah pisang khas Makassar yang paling dicari untuk berbuka.
1.Es Pisang Ijo
pisang-ijo-cendana-1-pisang-ijo-cendana-5-4e849386cbc817626e913e8a3b7042b4_600x400.jpg" style="width: 50%;">
Makanan ini terbuat dari pisang raja utuh dibalut adonan tepung berwarna hijau dan proses memasak kukus. Pisang raja pun dipilih sebagai bahan dasar pisang ijo karena tekstur pisang raja yang padat meskipun dalam keadaan sangat matang.
Pisang Ijo disajikan dengan es serut, sirup rasa pisang Ambon, dan saus santan secukupnya. Jika pisang dalam balutan adonan hijau tadi dipotong-potong, dalam semangkuk es pisang ijo terciptalah warna meriah yakni hijau, kuning, merah muda, dan putih.
2.Barongko
Makanan olahan pisang yang kedua ini merupakan salah satu kue basah khas suku Bugis - Makassar. Kue ini memiliki rasa yang manis dan memiliki tekstur yang lembut. Barongko terbuat dari santan, gula, telur dan irisan pisang kepok.
Barongko sendiri kini sudah dikreasikan dengan beragam rasa seperti coklat. Rasanya yang enak dengan tekstur yang lembut membuat kue barongko banyak diburu sebagai sajian berbuka puasa baik oleh anak kecil, para remaja, hingga orang dewasa dan orang tua.
3.Es Pallu Butung
Es Pallu Butung hampirr mirip dengan Es Pisang Ijo, hanya berbeda pada adonan balutan berwarna hijau yang membungkus kedua makanan ini. Jika es pisang ijo dibalut bungkusan adonan berwarna hijau lalu dikukus maka es palu butung tidak dibungkus dengan adonan.
Selain itu, perbedaan selanjutnya yaitu pada jenis pisang yang digunakan. Es pisang ijo biasanya menggunakan pisang kepok, sementara es palu butung menggunakan pisang raja. Es palu butung disajikan di piring atau mangkuk, setelah itu kuah yang terbuat dari tepung beras ditambahkan ke dalamnya. Untuk menambahkan rasa gurihnya ditambahkan juga sirup dan susu.
4.Pisang Epe'
Pisang Epe adalah makanan berbahan dasar pisang raja yang belum terlalu matang. Pisang tersebut kemudian dibakar di atas bara api, dimana keunikan dari makanan ini adalah dalam proses pembakarannya, dimana pisang akan dijepit atau dipress hingga gepeng beberapa kali.
Kata jepit sendiri dalam bahasa Makassar adalah epe'. Jadi pisang epe' berarti pisang yang dijepit. Pisang epe yang telah melalui proses pembakaran biasanya akan disiram dengan saus yang berbahan dasar gula merah yang telah dicairkan sebagai topping.