4 Cara Mengatasi Krisis Komunikasi dalam Pernikahan

Ilustrasi - (foto by Pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kehidupan berumah tangga tak selalu berjalan mulus. Namun kunci dalam tiap permasalahan yang dihadapi adalah tetap berkomunikasi. Komunikasi sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan khususnya bagi pasangan menikah. Namun semakin lama bersama, saling komunikasi justru jadi jarang dilakukan karena kesibukan yang padat dan lainnya sehingga menjadikan krisis komunikasi dalam rumah tangga.  

Psikolog Kartika Cahyaningrum menjelaskan penyebab terjadinya krisis komunikasi antara pasangan suami istri yakni munculnya rasa ingin mempertahankan ego masing-masing.

“Adanya ego dari masing-masing pasangan untuk mempertahankan harga diri apalagi biasanya krisis komunikasi terjadi setelah pertengkaran dengan pasangan terjadi dan penyebabnya biasanya adalah karena miskomunikasi. Jadi berawal dari miskomunikasi sehingga bisa menyebabkan krisis komunikasi,” jelasnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Rabu (25/5/2022).

Kartika juga menjelaskan ada beberapa cara  yang bisa dilakukan untuk mengatasi krisis komunikasi antar pasangan.

1.       Kesampingkan ego

Mengesampingkan ego menjadi kunci agar terlepas krisis komunikasi dengan pasangan. Hilangkan rasa enggan untuk memulai percakapan.

“Kesampingkan ego dan mulai untuk memulai percakapan dengan pasangan. Selain itu cari tahu bersama dengan pasangan apa yang menjadi penyebab kurangnya komunikasi,” kata Psikolog Kartika.

2.       Temukan solusi

Setelah mulai bercakap dengan pasangan cobalah untuk berdiskusi menemukan solusi dari masalah yang dihadapi hingga berujung pada kurangnya komunikasi diantara pasangan.

“Setelah mencari tahu penyebab masalah, mulailah untuk emukan solusi yang tepat bersama pasangan,” lanjutnya.

3.       Bahasa cinta

Rasa sayang maupun cinta tidak mesti terucap lewat kata namun juga dapat dilihat dari perilaku maupun tindakan pasangan.

“Beritahu bahasa cinta masing-masing pasangan agar lebih saling memahami satu sama lain. Ungkapan sayang yang variatif bisa membantu mencairkan saat sedang mengalami krisis komunikasi.” lanjutnya.

4.       Jujurlah pada pasangan

Jangan ada rahasia tentang perasaan yang dialami. Ungkapkan apa yang Anda rasakan kepada pasangan Anda.

“Jangan ragu untuk bicarakan apapun  pada pasangan dan tanamkan di dalam pikiran bahwa pasangan adalah tempat mengutarakan segalanya dan kita juga adalah "wadah" bagi keluh kesah dan segala curahan hati pasangan,” katanya.