4 Cara Mengatasi Krisis Komunikasi dalam Pernikahan
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kehidupan berumah tangga tak
selalu berjalan mulus. Namun kunci dalam tiap permasalahan yang dihadapi adalah
tetap berkomunikasi. Komunikasi sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan
khususnya bagi pasangan menikah. Namun semakin lama bersama, saling komunikasi
justru jadi jarang dilakukan karena kesibukan yang padat dan lainnya sehingga
menjadikan krisis komunikasi dalam rumah tangga.
Psikolog Kartika Cahyaningrum menjelaskan penyebab
terjadinya krisis komunikasi antara pasangan suami istri yakni munculnya rasa
ingin mempertahankan ego masing-masing.
“Adanya ego dari masing-masing pasangan untuk mempertahankan
harga diri apalagi biasanya krisis komunikasi terjadi setelah pertengkaran dengan
pasangan terjadi dan penyebabnya biasanya adalah karena miskomunikasi. Jadi
berawal dari miskomunikasi sehingga bisa menyebabkan krisis komunikasi,”
jelasnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Rabu (25/5/2022).
Kartika juga menjelaskan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi krisis
komunikasi antar pasangan.
1.
Kesampingkan ego
Mengesampingkan ego menjadi kunci agar terlepas krisis
komunikasi dengan pasangan. Hilangkan rasa enggan untuk memulai percakapan.
“Kesampingkan ego dan mulai untuk memulai percakapan dengan
pasangan. Selain itu cari tahu bersama dengan pasangan apa yang menjadi
penyebab kurangnya komunikasi,” kata Psikolog Kartika.
2.
Temukan solusi
Setelah mulai bercakap dengan pasangan cobalah untuk
berdiskusi menemukan solusi dari masalah yang dihadapi hingga berujung pada
kurangnya komunikasi diantara pasangan.
“Setelah mencari tahu penyebab masalah, mulailah untuk emukan
solusi yang tepat bersama pasangan,” lanjutnya.
3.
Bahasa cinta
Rasa sayang maupun cinta tidak mesti terucap lewat kata
namun juga dapat dilihat dari perilaku maupun tindakan pasangan.
“Beritahu bahasa cinta masing-masing pasangan agar lebih
saling memahami satu sama lain. Ungkapan sayang yang variatif bisa membantu
mencairkan saat sedang mengalami krisis komunikasi.” lanjutnya.
4.
Jujurlah pada pasangan
Jangan ada rahasia tentang perasaan yang dialami. Ungkapkan apa
yang Anda rasakan kepada pasangan Anda.
“Jangan ragu untuk bicarakan apapun pada pasangan dan tanamkan di dalam pikiran bahwa pasangan adalah tempat mengutarakan segalanya dan kita juga adalah "wadah" bagi keluh kesah dan segala curahan hati pasangan,” katanya.