Masa Kritis Pernikahan, Lakukan 5 Hal Sederhana Ini

Ilustrasi pernikahan - (int)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Novelis ternama, Tere Liye menuliskan pada salah satu karyanya "ketika seseorang tidak memenuhi kriteria kita, bahkan jauh sekali, maka bukan berarti kita tidak bisa menyukainya. Tanyakanlah ke orang tua kita, nenek kakek kita, pernikahan mereka langgeng, justru karena tetap menyukai seseorang dengan segala kekurangannya."

Karena adanya kekurangan maka menyatukan dua insan yang berbeda prinsip memang bukanlah hal mudah. Percekcokan akan ada, utamanya pada masa-masa kritis pernikahan. Cepat atau lambat, setiap pasangan mengalami kritis. Hal tersebut tak terelakkan.

Menurut Psikolog UNM Widya Astuti, cekcok dalam rumah tangga disebabkan saat masa awal perkenalan atau yang kerap disebut PDKT umumnya tiap pasangan masih menggunakan topeng dalam artian belum menunjukkan sifat masing-masing.

Widya juga menjelaskan jika masa kritis dalam pernikahan itu hadir dalam beberapa babakan.

"Awal pernikahan merupakan masa indah karenanya disebut bulan madu dan masa kritis pernikahan itu biasanya terjadi di tahun kedua hingga ketiga, jika telah melewati itu bisa bertahan hingga tahun kelima dan kritis kembali terjadi saat pasangan memasuki fase mapan maka problem baru akan muncul," jelas Widya.

Nah untuk bertahan di masa kritis agar tetap langgeng ada beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan. 

Mengucapkan Terima Kasih

Apapun yang dilakukan pasangan, jangan sia-siakan usahanya untuk membantu Anda. Jangan lupa ucapkan terima kasih pada pasangan Anda, carilah alasan untuk selalu berterima kasih padanya. Suami, ucapkan terima kasih atas masakan istri dan kerja kerasnya mengurus rumah dan anak-anak seharian. Istri, mengucapkan terima kasih pada suami karena mau membantu mencuci piring, atau mengajak anak bermain selagi istri bekerja.

Percayalah, hal sederhana seperti mengucapkan terima kasih akan membuat pasangan merasa lebih dihargai. 

Best Friend Forever (BFF)

Meski tak mudah namun mengembangkan persahabatan dengan pasangan hidup bisa menjadi dasar pernikahan yang hebat sebab akan mewujudkan kenyamanan utamanya dalam hal komunikasi. Istilah Best Friend Forever (BFF) ini bisa Anda terapkan bersama pasangan.

Mengulang masa pacaran

Melakukan hal bersama seperti saat masih pacaran adalah tips pernikahan langgeng yang tak boleh Anda lewatkan.

Berapa lamapun pernikahan Anda, entah baru beberapa tahun atau sudah puluhan tahun. Ulangi hal-hal yang Anda berdua lakukan semasa pacaran. Seperti mengirimkan pesan singkat romantis, kencan di tempat favorit, bergandengan tangan saat berjalan bersama. Atau hal sederhana lainnya namun mengungkap rasa sayang yang tak terbantahkan.

Me time

Memanjakan diri sendiri dengan melakukan hobi atau perawatan tubuh bukan berarti Anda egois. Justru dengan memiliki waktu untuk diri sendiri, Anda akan lebih menghargai waktu bersama keluarga. Tapi yang jelas, me time jangan berlebihan hingga pasangan dan anak-anak merasa diabaikan.

Tertawa bersama pasangan

Satu tips pernikahan langgeng dan bahagia ialah dengan tertawa bersama. Berbagai urusan rumah tangga seringkali membuat stres, sehingga banyak pasangan yang jarang sekali tertawa lepas. Padahal tertawa bersama pasangan dapat membuat lebih rileks satu sama lain. Caranya mudah, cukup berbagi pengalaman lucu bersama pasangan.

Psikolog Widya yang akrab disebut bunda ini menjelaskan inti tips untuk menjaga kelanggengan pernikahan dengan menghadirkan sikap "saling". Saling memahami, saling memberi dan saling menyambut akan melahirkan rasa saling menyayangi, saling memiliki dan saling menghargai.

"Jadi intinya tiap pasangan harus menghadirkan rasa permakluman yang maksudnya harus selalu ada kata "saling" dalam hubungan rumah tangga yang mereka jalani," terangnya.

Pernikahan itu ibarat dua insan yang sedang mengarungi samudera dengan menggunakan satu perahu. Adakalanya ombak kecil yang menghampiri namun tak jarang ombak besar datang menghantam, maka bertahanlah dengan saling mendukung satu sama lain.