Perlu Diketahui, Efek Samping Vaksin Jhonson and Jhonson Menurut Penjelasan CDC

Vaksin Janssen (Jhonson&Jhonson) - (foto by: Light Rocket via Getty Image)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan rekomendasi sementara penggunaan vaksin dari produksi Johnson and Johnson (J&J) untuk Covid-19. Vaksin J&J mempunyai perbedaan dengan vaksin lain karena hanya diberikan satu dosis saja.

Studi yang telah menunjukkan vaksin Johnson and Johnson aman dan efektif digunakan untuk pencegahan Covid-19 pada orang berusia di atas 18 tahun.

Apa saja yang terasa pada tubuh ketika vaksin Johnson and Johnson disuntikan nantinya harus diketahui

Nah, berikut beberapa efek samping vaksin vaksin J&J dikutip dari laman resmi CDC, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Kemungkinan efek samping di lengan bekas suntikan:

Nyeri

Kemerahan

Pembengkakan

Efek Samping di tubuh:

Kelelahan

Sakit kepala

Nyeri otot

Panas dingin

Demam

Mual

Efek samping ini terjadi dalam satu atau dua hari setelah mendapatkan vaksin. Perlu diingat, efek ini adalah tanda normal bahwa tubuh sedang membangun perlindungan dan akan hilang dalam beberapa hari.

Dikutip dari detikNews, Indonesia kini sudah menerima vaksin Janssen (Johnson & Johnson) dari Belanda. Vaksin ini datang dalam bentuk jadi, dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (11/9/2021) pagi.

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menyatakan vaksin Janssen yang tiba ini berjumlah 500 ribu dosis. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menjelaskan vaksin Janssen sudah mendapat izin penggunaan darurat.