Benarkah Air Dingin Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Ahli Gizi

CELEBESMEDIA.ID, Makassar –
Sebagian orang lebih suka menikmati air dalam keadaan dingin. Alasannya karena
segar dan langsung melegakan dahaga.
Namun sebagian orang lainnya
merasa khwatir mengkonsumsi air dingin, khususnya mereka yang menjalani program
diet. Pasalnya mereka beranggapan air dingin dapat menybeabkan seseorang
gemuk. Benarkah hal tersebut?
dokter spesialis ahli gizi, dr
Cindiawaty J Pudjiadi menjelaskan anggapan tersebut tidak benar.
"Pasien saya juga pernah bilang 'Nih dok
anak saya gimana mau turun berat badannya orang minum es terus' gitu. Loh ya
nggak apa-apa. Asalkan nggak ditambahin gula, sirup, atau minuman manis
lainnya," katanya yang dilansir dari Kantor Berita Nasional ANTARA, Jumat (30/9/2022).
Lebih lanjut, Cindy
menjelaskan bahwa air mineral tidak memiliki kalori baik dalam kondisi dingin
maupun tidak. Sehingga, mengonsumsi air dingin tidak dapat menyebabkan peningkatan
berat badan.
"Air putih itu nggak ada kalorinya. Kecuali
sudah ditambahin sirup, susu, dan lain-lain. Jadi mitos kalau dibilang air
putih dingin bisa menyebabkan tubuh jadi gemuk," paparnya.
Cindy juga mengingatkan seseorang yang sedang
dalam proses diet hal penting yang diperhatikan adalah perhitungan kalori.
Misalnya diet yang hanya mengkonsumsi buah-buahan
dalam bentuk jus. Ternyata kalori dari jus tersebut tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhan kalori harian sebagian besar orang. Hasilnya diet pun tidak akan
berhasil dan justru dapat meningkatkan berat badan.
"Jadi gini, kalau mau
diet yang menurunkan berat badan, itu yang harus kita pertimbangkan adalah
kalorinya. Misalnya jus. Pasien saya bilang 'Dok aku makan buah tapi dalam
bentuk jus'. Dia bilang sehari 5 sampai 6 gelas dan nggak pakai gula. Tapi kalorinya
berapa?" jelas Cindy.
"Misal jus jeruk, satu
gelas berapa jeruk yang dipakai? Nggak mungkin cuma satu dong karena kan airnya
dikit banget. Jadi harus banyak jeruknya supaya bisa jadi banyak segelas jeruk
murni. Nah satu jeruk kalau kecil 50 kalori, gede 100 kalori. Hitung saja,
dikalikan dengan jeruk yang dipakai jadi satu gelas," imbuhnya.
Ia pun kembali mempertegas
bukan air dingin yang menyebabkan sesoerang gemuk, justru pola diet yang salah
yang biasanya justru menaikkan berat badan.
"Banyak yang ngeluh
kenapa sih padahal udah nggak makan cuma minum jus aja tapi nggak kurus-kurus?
Ya itu tadi. Karena kalorinya tetap nempel. Nggak turun berat badannya karena
salah persepsi. Misal nggak makan nasi, tapi kalorinya tetap lewat. Mendingan
sekalian makan nasi dengan gizi yang lengkap, kenyang. Daripada cuma minum
doang? Jadi kalau mau menurunkan berat badan itu sebenarnya yang harus
diperhatikan betul-betul adalah kalorinya," tutupnya.