Wanita Asia Pakai Jins Robek Saat Beli Jam Tangan Seharga Rp 56 Miliar

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Seorang wanita dengan aksen
bahasa Mandarin disebutkan membeli jam tangan dengan harga fantastis dalam
sebuah lelang. Sang “crazy rich Asian” ini duduk di bagian belakang dengan jins
belel dan robek saat proses lelang di rumah lelang Sotheby berlangsung.
Ia membeli jan tangan bergaya klasik “The Asprey” seharga 3,88 juta dolar
AS atau lebih dari Rp 56 miliar. Penjualan jam tangan ini berhasil memecahkan
rekor dunia sebagai jam termahal di dunia. Woow!
Tidak ada yang tahu identitas wanita tersebut. Namun, seperti
diberitakan Reuters, pembeli merupakan wanita muda dari Asia yang berbicara
dengan bahasa Mandarin saat menelpon menggunakan telpon genggamnya.
“Harga rekor dunia untuk (model referensi Patek Philippe) 2499. Dijual,” seru Sam Hines, kepala global dari divisi jam tangan Sotheby, sambil ketuk palu.
Pembeli tertarik menghamburkan uang sebanyak itu karena jam
tangan ini dianggap bernilai tinggi. The Asprey berasal dari retailer London
yang menjual jam tangan ini empat tahun setelah diproduksi pada 1952.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, nilai jual yang tinggi ini terbentuk lantaran keunikan dan kelangkaannya. Arloji yang sudah berusia 66 tahun ini didesain oleh Patek Philippe, perusahaan jam tangan mewah asal Swiss yang terkenal karena memproduksi banyak jam paling rumit di dunia, salah satunya adalah jam tangan “The Asprey” ini.
Keunikan dan kerumitan The Asprey terletak pada fiturnya. Jam
tangan ini memiliki kalender kronograf yang diatur hingga tahun 2499. Jam
tangan bertali kulit cokelat ini juga dilengkapi dengan informasi hari,
tanggal, stopwatch, hingga fase bulan.
Selain itu, jam ini memiliki desain dengan detail lingkar
berwarna emas. Di balik jam tangan ini, terdapat inisial pemilik pertama yakni
RC. Dia membelinya pada 25 Mei 1956.
Jam tangan Asprey ini sebelumnya pernah dilelang pada 2006.
Saat itu, jam tangan ini juga mencatatkan rekor dengan terjual seharga 2,21
juta Dolar AS.(*)