Jalani Isoman, Ini Makanan Rekomendasi WHO agar Cepat Pulih

Ilustrasi makanan kaya serat - (foto by: pexels)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Umumnya orang akan panik saat menerima hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun antigen yang menyetakan positif Covid-19. Namun sebenarnya Anda tidak perlu panik berlebihan, terlebih jika Anda adalah pasien tanpa gejala ataupun bergejala ringan. 

Seperti yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pasien terkonfirmasi Covid-19 tanpa geaja atapun bergejala ringan tidak perlu dirawat di rumah sakit, cukup menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. Saat menjalani isoman pun untuk mempercepat masa pemulihan Anda harus memperhatikan makanan maupun minuman yang dikonsumsi untuk mempercepat pemulihan.

  • Makanan dan minuman yang mempercepat pemulihan saat isoman

Melansir Lembaga Kesehatan Dunia (WHO), berikut ini  5 jenis makanan ataupun minuman yang baik dikonsumsi untuk mempercepat pemulihan selama menjalani isolasi mandiri. 

1. . Buah dan sayuran

Buah dan sayur merupakan sumber serat  yang baik untuk sistem pencernaan. Konsumsi serat juga dikaitkan dengan pertumbuhan bakteri baik yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

WHO menyarankan untuk makan 4 porsi buah, 5 porsi sayuran, 180 gram biji-bijian, dan kacang-kacangan setiap hari.

Waktu dan cara memasak sayuran juga perlu diperhatikan. Agar kandungan nutrisinya tidak hilang, masaklah sayuran dengan suhu dan waktu yang tidak terlalu lama.

Anda bisa menjadikan sayuran mentah dan buah segar sebagai camilan dibandingkan makanan manis yang tinggi gula atau makanan berlemak.

2. Protein tanpa lemak

Pilih sumber protein tanpa lemak seperti dada ayam dan ikan. Protein dapat membantu mengembalikan energi tubuh yang hilang dan mempercepat penyembuhan. Dada ayam bisa dikonsumsi dua hingga tiga kali per minggu, sementara untuk daging merah, bisa dikonsumsi dua kali per minggu.

3. Lemak tak jenuh

Pilih sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan. Lemak tak jenuh banyak terdapat pada ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan kedelai. Hindari sumber lemak jenuh yang terdapat di daging berlemak, mentega, minyak kelapa, krim, dan keju.

4. Air putih

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Hidrasi yang baik dapat membantu meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan. Karena itu kebutuhan air sangatlah penting untuk kesehatan tubuh. Ia bertugas mengangkut nutrisi dan senyawa dalam darah, mengatur suhu tubuh, membuang limbang, serta melumasi bantalan sendi. Agar tubuh tetap fit dan bugar selama pandemi Covid-19, dianjurkan untuk meminum delapan hingga sepuluh gelas air setiap hari. 

Meski air mineral merupakan pilihan terbaik, asupan air juga bisa didapat melalui buah dan sayur dengan kandungan air yang melimpah. Hindari minum minuman manis karena tinggi gula yang dapat menghambat penyembuhan. Hindari pula konsumsi kopi atau teh dan minuman berenergi karena dapat menyebabkan dehidrasi dan memengaruhi pola tidur.

5. Batasi asupan garam dan gula

Ketika memasak dan menyiapkan makanan, batasi penggunaan garam dan gula. Asupan garam dibatasi hingga kurang dari 5 gram atau satu sendok teh per hari. Untuk mengurangi gula, minuman ringan dan minuman bersoda yang tinggi soda juga harus dihindari..

  • Obat dan Vitamin yang dibutuhkan saat isoman

Selain makanan dan minuman, saat menjalani isolasi mandiri di rumah Anda juga perlu mengkonsumsi obat dan vitamin. Melasnir laman halodoc, ada beberapa jenis vitamin maupun obat yang perlu dikonsumsi saat menjalani isoman di rumah. 

1. Vitamin C 

Jenis vitamin ini bisa memberi manfaat antioksidan dan antiinflamasi. Vitamin C bisa membantu mempercepat pemulihan sehingga bisa beraktivitas kembali. 

2. Vitamin D 

Vitamin D bisa membantu efek antiinflamasi di dalam tubuh dan meningkatkan respons dari imun bawaan. 

3. Zinc 

Penting juga untuk mengonsumsi multivitamin yang mengandung zinc. Jenis obat ini disebut bisa membantu menghambat replikasi virus. 

4.Obat batuk

Gejala infeksi virus corona varian Omicron yang paling sering dilaporkan adalah batuk, kelelahan, dan hidung tersumbat. Melansir dari Healthline, sebenarnya obat batuk bebas resep tidak efektif dalam mengobati batuk akibat gejala COVID-19. Namun, tetap bisa dicoba, atau pilihlah obat batuk yang mengandung madu. 

5. Obat resep dari dokter

Jika Anda memiliki asma atau penyakit pernapasan lainnya, pastikan untuk memiliki inhaler ekstra dan obat lainnya yang mungkin resep dari dokter. Begitu juga jika Anda memiliki penyakit bawaan lainnya, seperti diabetes, penyakit jantung dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Pastikan untuk memiliki persediaan obat resep dan obat bebas resep selama 4 minggu.


Download aplikasi celebesmedia.id di Appstore dan Playstore.

Follow dan Add juga Sosial Media Celebesmedia.id di Instagram, Twitter, Facebook & Youtube.