Harga Tiket Pesawat Mahal, Jumlah Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Menurun

CELEBESMEDIA.ID, Maros - Naiknya harga tiket pesawat berdampak
terhadap penurunan jumlah penumpang dikisaran 6-10% per harinya, sejak memasuki
awal tahun 2019.
Meski demikian, penurunan jumlah penumpang tersebut masih
dalam taraf normal dan tidak terlalu berdampak signifikan terhadap jumlah
penumpang yang ada di Bandara Sultan Hasanuddin.
General Manager Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin,
Wahyudi menjelaskan kenaikan harga tiket bukanlah satu-satunya faktor penyebab
turunnya jumlah penumpang di bandara, melainkan sejumlah faktor lain seperti
kondisi cuaca yang ekstrim sehingga menyebabkan sebagian penumpang memilih
untuk tidak menggunakan jalur udara.
“Saat ini kami masih melakukan kajian dan evaluasi lebih
jauh terkait berbagai faktor lainnya, yang menyebabkan turunnya penumpang di Bandara
Sultan Hasanuddin di awal tahun 2019,” tuturnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Rabu
(16/1/2019).
Naiknya harga tiket pesawat yang mencapai setengah hingga
dua kali lipat dari harga normal, dikeluhkan oleh penumpang Bandara Sultan
Hasanuddin. Penumpang menilai harga tiket saat ini terlalu mahal dan memberatkan.
Rata-rata penumpang yang mengeluhkan harga tiket
tersebut adalah penumpang tujuan daerah Jawa seperti Yogyakarta dan Surabaya, serta
penumpang tujuan Jayapura, Papua.