BPS: Ekspor Kakao Sulsel Merosot Tajam Dalam 5 Tahun Terakhir
.jpg)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kepala Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Yos Rusdiansyah mengungkapkan kinerja ekspor
untuk komoditas kakao mengalami penurunan yang signifikan sepanjang 5 tahun
terakhir.
Berdasarkan data BPS yang dihimpun tim liputan
CELEBESMEDIA.ID, Rabu (20/3/2019), nilai ekspor kakao Sulsel hingga Desember
2018 hanya sekitar 94 juta Dolar US sedangkan dalam periode yang sama pada 2014
lalu, tercatat nilai ekspor kakao sebesar 250 juta Dolar US.
“Terjadi kemerosotan yang tajam dari nilai ekspor kakao di Sulsel. Periode Januari-Desember 2017, nilai ekspor Sulsel menurun 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 lalu,” ungkap Yos Rusdiansyah saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Yos Rusdiansyah - (foto by Tribunnews.com)
Secara keseluruhan, kinerja ekspor Sulsel sepanjang
2014-2018 memang cenderung menurun. Jika menghitung berdasarkan data
penurunannya bahkan sekitar 62 persen.
Mantan Kepala BPS Sumatera Selatan ini pun menambahkan jika
hal ini terjadi karena beberapa faktor. Menurunnya kinerja ekspor itu pula yang
menjadi penyebab neraca perdagangan Sulsel mengalami defisit.
“Penyebab menurunnya antara lain karena pohon
kakao sudah berusia lanjut sehingga perlu peremajaan. Adapun karena hama yang
menyerang, selain itu terjadi bencana banjir,” jelasnya.